Tiga Klub Bersaing untuk Scudetto, tapi AC Milan Berbeda

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 47 2365036 tiga-klub-bersaing-untuk-scudetto-tapi-ac-milan-berbeda-2MSRnKOHOr.JPG AC Milan punya sesuatu yang berbeda (Foto: Reuters/Daniele Mascolo)

FUSIGNANO – Persaingan juara Liga Italia 2020-2021 disebut pelatih legendaris Arrigo Sacchi hanya akan melibatkan tiga tim. Ketiga tim tersebut adalah Inter Milan, AC Milan, dan Juventus. Namun, dari ketiga tim itu, hanya Rossoneri yang punya perbedaan tersendiri.

Hingga memasuki pekan 23, Inter Milan masih berada di puncak klasemen dengan nilai 50. Rival sekotanya, AC Milan, menguntit di posisi dua dengan selisih satu angka. Sementara Juventus terdampar di posisi empat dengan nilai 42 dari 21 pertandingan.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Pekan Ke-23 Liga Italia 2020-2021 di RCTI

Dari segi historis, AC Milan, Inter Milan, dan Juventus, adalah tiga pengoleksi gelar scudetto terbanyak. Karena itu, wajar apabila ketiganya selalu dijagokan untuk menjadi juara setiap musimnya. Khusus bagi Inter dan AC Milan, keduanya diharapkan bisa memutus dominasi Juventus selama sembilan musim terakhir.

Juventus masuk dalam kandidat scudetto (Foto: Reuters)

Pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi, menilai persaingan scudetto musim ini tidak terlepas dari tiga kesebelasan tersebut. Namun, dari ketiganya, AC Milan memiliki sesuatu yang paling berbeda.

Baca juga: Kecewa Milan Hanya Bermain Imbang, Donnarumma Alihkan Fokus ke Inter

“Ada tiga kandidat yang berambisi meraih gelar juara. Inter Milan punya (Romelu) Lukaku, Juventus punya (Cristiano) Ronaldo dan Milan memiliki (Zlatan) Ibrahimovic. Sangat sulit bagi klub-klub itu untuk berkinerja bagus jika andalannya tampil di bawah standar,” urai Arrigo Sacchi, dilansir dari Daily Mail, Jumat (19/2/2021).

“Milan berbeda karena tim asuhan (Stefano) Pioli adalah sebuah grup. Mereka bisa menang sekali pun Ibrahimovic tak hadir dalam tim,” imbuh pria berusia 74 tahun tersebut.

Pendapat Arrigo Sacchi tersebut perlu dicermati dengan seksama. Faktanya ketiga pemain itu selalu menjadi andalan di masing-masing tim. Cristiano Ronaldo begitu diandalkan Juventus karena sudah 18 kali tampil dari 21 pertandingan yang dijalani Juventus di Serie A.

Sepanjang periode itu, CR7 menyumbang 16 gol dan dua assist. Sementara Romelu Lukaku hanya sekali absen dari 22 pertandingan dengan sumbangan 16 gol. Zlatan Ibrahimovic sendiri hanya 12 kali tampil dengan ukiran 14 gol buat AC Milan.

AC Milan bisa terus melaju tanpa Zlatan Ibrahimovic (Foto: Reuters)

Dari fakta itu bisa terlihat Inter Milan dan Juventus benar-benar tergantung pada sosok sekaligus ketajaman Romelu Lukaku serta Cristiano Ronaldo. Sedangkan AC Milan tetap melaju kendati tidak diperkuat Ibrahimovic dalam 10 pertandingan lebih di Serie A.

Pembuktian soal kepantasan Inter dan AC Milan sebagai penantang scudetto akan hadir pada akhir pekan ini. Derby della Madonnina siap digelar pada Minggu 21 Februari 2021 di Stadion San Siro. Laga tersebut diprediksi menjadi penentu peta persaingan Liga Italia 2020-2021 hingga Mei mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini