4 Posisi Pemain Futsal, Ini Fungsi dan Kriterianya!

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 51 2364537 4-posisi-pemain-futsal-ini-fungsi-dan-kriterianya-OVozPMlcnr.jpg Posisi pemain futsal. (Foto/kolase MNC Media)

OLAHRAGA futsal sekilas seperti sepakbola karena sama-sama mengolah bola. Futsal dan sepakbola juga mengandalkan ketahanan fisik. Selain itu, kedua olahraga ini juga mengandalkan kecerdikan pelatih, manager dan pemain sentral.

Di dalam sepakbola, pada umumnya pemain tengah, dan pemain depan, maupun pemain yang memiliki peran besar, adalah bintang lapangan. Mereka seringkali menjadi ikon atau bintang sebuah tim.

Baca juga: Tim Futsal Maluku Utara Jaga Kekompakan dengan Game Ringan

Sebut saja Jordan Henderson (Liverpool), Philippe Coutinho (Barcelona), Luiz Suarez (Atletico Madrid), Kylian Mbappe (PSG) dan masih banyak bintang lapangan lainnya, yang memiliki posisi sebagai gelandang maupun penyerang.

Foto/Reuters

Namun, tidak begitu di dalam olah raga futsal. Dalam futsal jumlah pemain yang bermain dalam satu tim hanya lima pemain, termasuk kiper. Karena itu, dalam futsal kolektivitas menjadi lebih utama dibanding keterampilan individu.

Lantas, apakah sebutan posisi pemain dalam olahraga futsal?

1. Kiper

Seperti halnya sepakbola, dalam futsal ada peran kiper yang tugasnya menjaga gawang. Satu-satunya posisi yang punya privilege boleh memegang bola. Meski posisinya menjaga gawang di belakang, dalam kondisi tertentu, kiper bisa maju untuk mencetak gol.

Baca juga: Persiapan Terhambat Covid-19, Tim Futsal Papua Tetap Incar Emas di PON 2021

2. Anchor

Dalam futsal, ada posisi bernama anchor. Ya, seperti maknanya yang berarti jangkar, anchor bertugas ganda. Sebagai pemain bertahan sekaligus pengatur serangan. Ibaratnya, ia gabungan antara bek dan mildfielder dalam sepakbola.

Anchor harus kuat dalam penguasaan bola, anchor juga posisi pertama yang memulai serangan. Saat tim terkena serangan, anchor pula yang bertanggung jawab sebagai pemain bertahan. Itu alasan, anchor harus punya kemampuan paling mumpuni.

3. Flank

Flank atau sayap tentu motor serangan sebuah tim. Flank berjumlah dua orang. Berada di marjin kiri dan kanan lapangan, ia tak hanya bertugas menyerang, tapi jadi penghubung antara anchor dan pivot (pemain depan).

Flank harus punya kontrol bola sempurna dan kecepatan yang baik. Flank harus bisa jadi wasilah pencipta peluang gol sebuah tim. Bahkan, tak jarang, flank adalah sosok pencipta gol itu sendiri. Tak mudah jadi flank dalam skema futsal modern. Selain harus fasih dalam penempatan, juga jeli memicu peluang gol.

Foto/Futsal Indonesia

4. Pivot

Pivot merupakan pemain depan atau penyerang. Ia bertugas membuat peluang menjadi skor. Seorang pivot harus punya body balance yang tinggi untuk bisa menghadapi sistem pertahanan tim lawan. Sebab ia menjadi tembok gedor serangan.

Peran pivot amat sentral. Sebab harus punya insting penyelesaian akhir yang kuat sekaligus akurat. Serupa anchor, pivot bisa jadi pengendali permainan. Pivot juga jadi pemain pertama yang meredam serangan lawan, sebelum masuk ke area pertahanan tim.

Keempat posisi ini dianggap sentral dalam permainan futsal, meski demikian, dalam pertandingan sesungguhnya setiap pemain wajib bersiap setiap saat untuk menerima bola untuk kemudian mengolahnya menjadi peluang.

Itulah sebabnya, dalam futsal kolektivitas tim menjadi penting untuk memenangkan pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini