BARCELONA – Kekalahan telak 1-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) memaksa Pelatih Barcelona Ronald Koeman berpikir realistis. Menurutnya, peluang untuk melangkah ke babak perempatfinal Liga Champions 2020-2021 menipis.
Laga Barcelona vs PSG pada leg I babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021 berlangsung di luar perkiraan. Tuan rumah memang mampu unggul lebih dulu lewat sepakan penalti Lionel Messi di menit 27.
Baca juga: Tonton Barcelona vs PSG, Khabib Nurmagomedov Pamer Hadiah dari Mbappe
Namun, setelah itu, PSG bangkit. Hattrick Kylian Mbappe plus satu gol dari Moise Kean, memastikan tim tamu menang telak 4-1. Kemenangan telak di kandang lawan itu meringankan langkah Les Parisien pada leg kedua.
Sebaliknya, kekalahan telak 1-4 membuat peluang Barcelona untuk lolos nyaris musnah. Ronald Koeman selaku entrenador saja sudah pesimis dengan kans anak asuhnya membalikkan keadaan di Paris.
Baca juga: Barcelona Kalah, Griezmann Malah Senang Lihat Penampilan Mbappe
“Normalnya, kekalahan 1-4 itu sulit. Saya bisa berbohong pada kalian semua, tetapi faktanya kekalahan 1-4 di kandang sendiri, hanya ada sedikit peluang untuk lolos,” ujar Ronald Koeman dengan nada pasrah, mengutip dari Goal, Rabu (17/2/2021).
“Pertandingan ini menunjukkan seberapa banyak kami harus meningkatkan diri, terutama di level Liga Champions,” sambung pria asal Belanda itu.
Soal hasil laga, Ronald Koeman menyebut sudah cukup menjadi cerminan betapa superiornya PSG atas Barcelona. Ia sedikit menyesalkan mengapa Lionel Messi dan kawan-kawan membiarkan lawan dengan mudah menyamakan skor.
“Hasil ini menjadi cerminan betapa superiornya mereka. PSG bermain lebih efektif. Mereka membuktikan lebih superior dari segi fisik,” urai Ronald Koeman.
“Ketika Anda unggul, mereka langsung menyamakan skor dalam waktu singkat, dan itu selalu menjadi masalah. Kami tidak bertahan dari serangan itu dengan baik,” sesal pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Tentu saja, peluang Barcelona untuk melenggang ke perempatfinal masih ada sekali pun tipis. Blaugrana wajib menang dengan skor minimal 4-0 di kandang PSG. Sebuah pekerjaan berat berkaca pada hasil dari leg I.
(Ramdani Bur)