Mengenal Aturan Sponsor di Baju Klub Sepakbola

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 51 2351067 mengenal-aturan-sponsor-di-baju-klub-sepakbola-rzyhBxJdfN.jpg Jeep menjadi sponsor utama Juventus. (Foto/Reuters)

ATURAN sponsor di baju klub sepakbola tentu dibutuhkan untuk menjaga estetika. Klub tak boleh sembarang menempatkan sponsor di jersey. Ada beberapa aturan ketat yang mengatur penempatan nama sponsor di baju klub sepakbola.

Tim-tim ini sering kali disponsori oleh berbagai perusahaan berbeda yang mensponsori mereka. Biasanya nama sponsor akan diletakkan di bagian depan kaus klub.

Baca juga: Materi Latihan Sepakbola Menurut Tingkat Usia

Misalnya, perusahaan alkohol tertentu dapat mensponsori sebuah klub, yang berarti satu-satunya produk alkohol yang tersedia di dalam stadion adalah dari perusahaan tersebut. Selain itu, tim tertentu mungkin disponsori oleh maskapai penerbangan, yang berarti perjalanan ke luar negeri untuk melihat pertandingan sebauh tim hanya akan menggunakan maskapai tersebut.

Foto/Reuters

Salah satu kesepakatan sponsor paling menguntungkan yang dapat dilakukan tim sepakbola adalah mensponsori peralatan atau kit sebuah tim.

Sebuah tim sepakbola profesional akan bermain dengan perlengkapan yang diproduksi oleh perusahaan pakaian olahraga tertentu. Nama perusahaan pakaian olahraga itu akan muncul di kaus di sisi berlawanan dengan lencana klub. Namun, akan ada nama sponsor tim di kaus itu juga.

Ini adalah kontrak yang sangat menguntungkan bagi perusahaan yang mensponsori tim. Pasalnya nama perusahaan mereka akan menjadi identik dengan tim sepakbola profesional yang terkenal, sehingga meningkatkan profil perusahaan mereka. Oleh karena itu, sebuah perusahaan mungkin bersedia memberikan sejumlah besar uang untuk hak istimewa ini.

Federasi sepakbola  biasanya sudah menerapkan peraturan khusus terkait dengan pensponsoran. Setiap negara memiliki aturannya masing-masing terkait malasah sponsor.

Contohnya, Federasi Sepakbola Inggris (FA) mengatur bahwa nama sponsor bisa tampil dalam satu area tidak melebihi 200 sentimeter (cm) di bagian depan jersey sebuah klub. Nama sponsor bisa diletakkan di area yang tidak melebihi 100 cm.

Nama sponsor bisa tampil di area tidak melebihi 100 sentimeter persegi di bagian belakang celana. Nama sponsor boleh muncul di kaos kaki di area yang tidak melebihi 100 cm.

Foto/Bali United

Sedangkan di Indonesia, PT Liga Indonesia Baru juga sudah mengatur terkait penempatan nama sponsor. Tak terlalu berbeda dengan FA, nama sponsor diatur dengan ukuran.

Klub diperbolehkan meletakkan nama pihak sponsor di tiga tempat. Klub diperbolehkan melakukan menempatkan nama sponsor di bagian depan dengan ukuran maksimal 200, di bagian depan dengan ukuran maksimal 70 cm.

Kemudian di bagian lengan kiri dengan ukuran maksimal 50 cm, di bagian punggung maksimal 200 cm di bagian lengan kiri dengan ukuran maksimal 50 cm dan di bagian punggung dengan ukuran maksimal 200 cm.

Ada satu aturan ketat yang mengatur klub sepakbola Indonesia terkait sponsorship. Yakni, klub tidak boleh mendapat sponsor dari perusahaan rokok, judi, dan minuman beralkohol.

"PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan ini menyampaikan penegasan kembali bahwa sesuai peraturan pemerintah yang berlaku, LIB tidak mengizinkan klub yang berpartisipasi pada kompetisi resmi yang dikelola LIB untuk menjalin kerjasama komersial dengan produk yang berkaitan langsung dengan brand rokok, minuman beralkohol, dan situs perjudian," tulis PT LIB terkait aturan sponsor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini