Di musim pertamanya, Dortmund menjadi runner-up terbaik dalam sejarah Bundesliga dengan mengumpulkan 78 poin. Musim berikutnya mereka memenangkan DFB Pokal. Namun di luar lapangan, ada beberapa masalah.
Selama masa jabatannya, Tuchel berselisih dengan kepala pemandu bakar Borussian Dortmund, Sven Mislintat. Bahkan Sven Mislintat dilarang hadir di tempat latihan.

Seorang sumber Dortmund mengatakan bahwa klub sudah diperingatkan akan karakter Tuchel yang keras oleh Mainz. Namun, manajemen Dortmund tidak mendengarkan dan tetap mendatangkan Tuchel.
“Kami telah diperingatkan oleh Mainz bahwa akan menjadi sulit (dengan Thomas Tuchel),” kata seorang sumber di surat kabar Jerman, Süddeutsche Zeitung.
“Kami tidak mendengarkan. Selama satu setengah tahun semuanya berjalan dengan baik. Kemudian semuanya seperti yang dikatakan Mainz,” tambah sumber tersebut.
Setelah Dortmund, Tuchel melanjutkan kariernya ke raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Meski memberikan trofi, Tuchel sudah berselisih dengan direktur olahraga PSG, Antero Henrique, karena Henrique gagal mendatangkan seorang gelandang pada bursa transfer.