Banyak Orang yang Iri dengan Ole Gunnar Solskjaer

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 45 2349612 banyak-orang-yang-iri-dengan-ole-gunnar-solskjaer-irjG7arTCv.jpg Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: UEFA)

MANCHESTER – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, selalu menjadi sorotan utama ketika tim yang dipimpinnya tidak meraih hasil bagus. Menurut mantan penggawa Setan Merah, Dwight Yorke, hal itu terjadi lantaran banyak orang yang merasa iri dengan Solskjaer.

Yorke menjabarkan bahwa Solskjaer sebenarnya memiliki karier yang cukup instan sebagai seorang manajer. Sebelum menangani Man United, pengalaman Solskjer sebagai seorang juru taktik adalah dengan membesut Molde dan Cardiff City.

Kendati demikian, Solskjaer cukup berunung karena ketika Jose Mourinho dipecat dari kursi manajer Man United pada 2018, ia ditunjuk untuk menggantikan. Apalagi, Solskjaer diangkat menjadi manajer tetap di Setan Merah pada Maret 2019.

Baca juga: Live Streaming Man United vs Liverpool Bisa Ditonton di RCTI+

Ole Gunnar Solskjaer

Menurut Yorke, hal tersebut membuat banyak orang merasa iri terhadap Solskjaer. Maka dari itu, ketika Man United mendapat hasil buruk, Solskjaer pun menjadi sasaran utama untuk dikritik dan disalahkan.

“Ada banyak kecemburuan terhadap Ole dari dalam permainan. Orang-orang tidak ingin melihatnya sukses karena beberapa alasan,” ujar Yorke, dikutip dari Goal, Sabtu (23/1/2021).

“Saya telah melihatnya dan mendengarkan orang-orang berbicara tentang klub sepakbola (Man United) dan itu murni kecemburuan (terhadap Solskjaer),” lanjutnya.

“Dia tidak melakukan yang terbaik di Cardiff dan berhasil menangani Molde kemudian mendapatkan salah satu pekerjaan paling bergengsi di dunia sepakbola,” papar pria berkebangsaan Trinidad dan Tobago tersebut.

"Orang-orang di dunia sepakbola memohon kesempatan dan dia (Solskjaer) mendapatkan yang ini (melatih Man United). Dia memenangkan jackpot," jelas Yorke.

Man United

Saat ini Solskjaer berhasil membuat Man United bercokol di puncak klasemen Liga Inggris 2020-2021. Lebih hebat lagi, dalam 13 pertandingan terakhir di liga, Setan Merah tak pernah kalah. Menurut Yorke, ini bukanlah kebetulan. Ia menilai Solskjaer telah sangat memahami kondisi timnya.

“Dia telah mengabaikan semua pembicaraan itu, berpegang pada keyakinannya dan, mari ingat, menggunakan semua pengalamannya dari waktunya di Man United ketika masih menjadi pemain dan bekerja dengan tim U-23. Dia telah memahami ini dan sekarang lihat di mana mereka berada,” ujar Yorke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini