Segera Dipecat Chelsea, Frank Lampard: Direktur Lebih dari Kecewa

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 45 2347469 segera-dipecat-chelsea-frank-lampard-direktur-lebih-dari-kecewa-lIehWQz8wq.jpg Frank Lampard bisa dipecat Chelsea. (Foto: Twitter/@ChelseaFC)

LONDON – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, sadar direktur dan pemilik The Blues –julukan Chelsea– sangat kecewa atas hasil yang didapat timnya musim ini. Frank Lampard juga mengatakan, beban yang diberikan manajemen kepada dirinya musim ini terlalu tinggi.

Manajemen Chelsea memberikan dana melimpah kepada Lampard untuk belanja pemain pada musim panas 2020. Setidaknya, manajemen Chelsea mengeluarkan 247,2 juta euro atau sekira Rp4,22 triliun kepada Lampard untuk mendaratkan Timo Werner, Kai Havertz, Hakim Ziyech, Edouard Mendy dan lain-lain.

Frank Lampard

(Nasib Lampard berada di ujung tanduk)

Tentu dengan uang sebanyak di atas, manajemen mengharapkan Lampard dapat meningkatkan prestasi Chelsea. Namun, hasil yang diberikan Lampard kepada Chelsea jauh panggang dari api.

Hingga melakoni 19 laga di Liga Inggris 2020-2021, Chelsea tertahan di posisi delapan klasemen dengan koleksi 29 angka. Performa Chelsea merosot tajam dalam delapan terkini Liga Inggris 2020-2021.

Dalam delapan laga terakhir, Chelsea hanya mendapatkan dua menang, satu imbang dan lima kalah! Terbaru dalam laga dini hari tadi, Mason Mount dan kawan-kawan ditumbangkan Leicester City 0-2!

BACA JUGA: Chelsea Kalah dari Leicester City, Pemecatan Semakin Nyata untuk Frank Lampard

“Ekspektasi di klub ini sangat tinggi. Itu bukan keputusan saya (saat ditanya masa depannya). Beberapa hal di luar kontrol dan saya tidak bisa menjawab. Satu hal yang pasti, direktur Chelsea lebih dari kecewa saat ini,” kata Lampard, mengutip dari akun Twitter @FabrizioRomano.

Sejumlah nama muncul sebagai calon pengganti posisi Lampard di Chelsea. Mereka ialah Thomas Tuchel (tanpa klub), Julian Nagelsmann (RB Leipzig) dan Andriy Shevchenko (Timnas Ukraina).

Thomas Tuchel

(Thomas Tuchel calon pengganti Lampard)

Nama Tuchel kencang dikabarkan karena saat ini berstatus tanpa klub. Pelatih asal Jerman itu baru saja kehilangan jabatannya sebagai pelatih Paris Saint-Germain (PSG) awal tahun ini.

Kabarnya, Tuchel dipecat bukan karena prestasi, melainkan ucapannya yang pernah menyudutkan PSG. Sementara Nagelsmann merupakan pelatih muda paling berprestasi saat ini. Baru berusia 33 tahun, Nagelsmann sanggup membawa RB Leipzig lolos ke semifinal Liga Champions 2019-2020.

Bagaimana dengan Shevchenko? Karier melatih mantan pemain Chelsea ini baru sebatas di level tim nasional, tepatnya Ukraina. Prestasi Shevchenko sejauh ini adalah meloloskan Ukraina ke putaran final Piala Eropa 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini