Man United Sering Dapat Penalti, Bruno Fernandes Balas Serangan Jurgen Klopp

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 45 2345438 man-united-sering-dapat-penalti-bruno-fernandes-balas-serangan-jurgen-klopp-1cFAoOhAq5.jpg Bruno Fernandes. (Foto/Reuters)

MANCHESTER - Bruno Fernandes membalas serangan pelatih Liverpool Jurgen Klopp yang menyebut jumlah penalti yang diterima Manchester United lebih banyak dari timnya dalam beberapa musim terakhir. Fernandes dengan tegas mengatakan dia tak peduli.

Sejak Solskjaer yang menggantikan Jose Mourinho pada Desember 2018, Man United telah diberikan 42 penalti. Sedangkan Liverpool 19 penalti di semua kompetisi.

Foto/Reuters

Man United akan menghadapi Liverpool di pekan ke-18 Liga Inggris 2020-2021. Laga akan berlangsung di markas The Reds, Stadion Anfield pada Minggu 17 Januari 2021 pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Liverpool vs Man United: Sir Alex Ferguson Mengaku Inginkan Jordan Henderson

Man United memiliki catatan apik menjelang laga melawan Liverpool. Pasukan Solskjaer tak pernah kalah dari 11 pertandingan terakhir.

Teranyar, Man United berhasil menang tipis saat menghadapi Burnley. Gol tunggal Pogba membawa timnya meraih tiga poin dan berhasil menggusur posisi Liverpool dari sang pemuncak klasemen sementara Liga Inggris.

Menjelang laga, Fernandes mengomentari pernyataan Klopp soal jumlah penalti. Dia tak peduli dan fokus untuk mencetak gol.

“Orang bisa berbicara dan mengatakan apa yang mereka inginkan. Tapi, bagi saya dan tim, poin utamanya adalah terus melakukan hal yang benar dan ketika kami mendapat penalti, lalu mencetak gol,” tuturnya mengutip Metor, Sabtu (16/1/2021).

“Sejujurnya, saya tidak mendengar, saya tidak peduli. Anda akan selalu melihat apa yang orang katakan tetapi saya benar-benar tidak peduli. Saya tidak fokus pada apa yang mereka katakan.”

Foto/Reuters

"(Saat) Saya bermain di Portugal dan ketika bermain untuk Sporting, Benfica dan Porto selalu membicarakan hal-hal semacam itu, terkadang untuk memberi tekanan pada wasit, terkadang hanya untuk membuat keributan di media.”

“'Tapi, bagi saya, poin utamanya adalah ketika kami mendapat penalti, jika saya mejadi eksekutor, saya harus melakukan tugas saya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini