Syekh Ali Jaber Pernah Perkuat Tim Sepakbola di Lombok Nusa Tenggara Barat

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 49 2344329 syekh-ali-jaber-pernah-perkuat-tim-sepakbola-di-lombok-nusa-tenggara-barat-cIvnGHuAEC.jpg Syekh Ali Jaber. (Foto/Instagram Syekh Ali Jaber)

JAKARTA – Ulama Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1/2021) di usia 44 tahun. Pendakwah asal Madinah, Arab Saudi itu wafat di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pukul 08.30 WIB.

Selain dikenang sebagai penceramah, Syekh Ali Jaber diketahui pernah memperkuat salah satu tim di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini diketahui lewat cuitan @seputarligina.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Syekh Ali Jaber Harus 17 Hari Pakai Ventilator

Dalam postingannya, terlihat dederat sejumlah pemain sepakbola. Salah satu di antara pamin tersebut adalah Syekh Ali Jaber. Alhamrhum memperkuat salah klub asal Kota Mataram, Lombok.

“Foto ini diambil ketika beliau bermain untuk tim Lokal NTB Assabab Ampenan, beliau memakai no punggung 8,” tulis akun @seputarligina.

Foto/Twitter

Lombok memang melekat dengan Syekh Ali Jaber. Pulau di Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut menjadi pijakan pertamanya ketika pertama kali datang ke Indonesia.

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber diketahui pernah berujar bahwa dirinya ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal tersebut bahkan sempat diucapkannya dalam ceramahnya beberapa waktu lalu.

"Saya bercita-cita, Ya Allah, walaupun saya memilih, memohon meninggal di Madinah. Tapi kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok," ucap Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya.

Bukan tanpa alasan dirinya memilih untuk dimakamkan di Lombok. Pasalnya, Lombok merupakan Kota yang bersejarah bagi dirinya dan juga keluarga besarnya.

"Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak saya lahir di Lombok, salah satu kakek saya meninggal, mati syahid karena lawan penjajah Jepang di Lombok," jelasnya.

"Bahkan ayah dari ibu saya sendiri termasuk dia juga kelahiran di Indonesia, di Bumiayu, juga adiknya juga kelahiran Lombok. Jadi hubungan saya (dekat) dengan Lombok," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini