5 Pesepakbola yang Tiduri Banyak Perempuan, Nomor 2 Sampai Ratusan!

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 51 2340045 5-pesepakbola-yang-tiduri-banyak-perempuan-nomor-2-sampai-ratusan-sxdEnRHX2j.jpg Cristiano Ronaldo dan Messi saat berduel di Liga Champions. (Foto: REUTERS/Albert Gea)

3. George Best

George Best

Bagi Anda fans Manchester United pasti tidak asing dengan sosok George Best. Pesepakbola kelahiran 22 Mei 1946 itu 11 tahun (1963-1974) membela Man United. Dalam periode tersebut George Best memberikan lima gelar bagi Man United, termasuk trofi Piala/Liga Champions 1968.

Di balik performa impresifnya di dalam lapangan, George Best terkenal dekat dengan kehidupan malam. Minum-minuman beralkohol sering ditenggak pria yang mengembuskan napas terakhir pada 2005 itu (dalam usia 59 tahun).

Di masa jayanya, George Best diketahui sering main ke kelab malam dan kemudian berkenalan dengan banyak perempuan. Dalam beberapa foto yang tersebar di internet, George Best kedapatan sempat mandi bersama dengan salah satu kontestan miss world, Angela Macdonald.

2. Antonio Cassano

Antonio Cassano

Nama Antonio Cassano menyeruak ketika membela AS Roma di dekade awal 2000-an. Sukses bersama Roma, membuat Cassano diangkut Real Madrid pada musim panas 2006, meski saat itu ia gagal total bersama Los Blancos –julukan Madrid. Suatu waktu, Cassano mengeluarkan autobiografi dengan judul “La Dicto Tutto” yang berarti “saya akan memberitahu Anda segalanya”.

Dalam autubiografi tersebut, Cassano mengaku pernah meniduri 600 hingga 700 wanita semasa hidupnya. Eks pemain AC Milan dan Inter Milan itu juga mengatakan, melakukan hubungan badan di hari pertandingan juga meningkatkan staminanya saat mentas di lapangan.

Namun, kehidupan Antonio Cassano berubah semenjak mengenal perempuan yang kemudian menjadi istrinya, Carolina Marcialis pada 2008. Setelah dua tahun kurang lebih berpacaran, Cassano dan Carolina memutuskan menikah.

Bisa dibilang, Carolina lah yang membuat Cassano berhenti kecanduan berhubungan badan dengan banyak perempuan. Perubahan sikap itu pun mendongkrak performa Cassano.

Alhasil, pada 2010-2011 Cassano mendapatkan trofi Liga Italia pertamanya. Saat itu, Cassano membantu AC Milan juara Liga Italia 2010-2011 setelah mengandaskan perlawanan juara kompetisi yang sama dalam lima tahun sebelumnya, Inter Milan.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini