“Kemudian orang yang bertugas mengurusi seragam para pemain berkata 'Anda harus berganti pakaian'. Hal itu terjadi bahkan ketika saya masih memegang sebuah kaleng minuman di tangan,” tambahnya.
“Lalu saya menjawabnya dan meletakkan minuman tadi untuk bersiap bermain di Highbury. Saat itu bahkan saya sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi,” ujarnya lagi.

"Jadi saya di bawa ke skuad, lalu bermain. Saya berada di bench dan berpikir, jangan mainkan saya. Tiga brandy dan coke. Saya tidak bisa bermain dalam kondisi ini. Tetapi saya tetap tampil selama 15 menit,” jelasnya.
“Penampilan pertama saya di Highbury; Saya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi saya turun dan ditanya, 'Apakah kamu baik-baik saja?' - Saya seperti, 'Ya, saya baik-baik saja' meski menjawabnya dengan setengah sadar,” tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)