3. Marcus Urban (Jerman)

Sama seperti Liam Davis, Marcus Urban juga hanya membela klub-klub semiprofesional di sepanjang karier sepakbolanya. Hanya saja, Marcus Urban yang lahir pada 4 Agustus 1971 berpaspor Jerman.
Ia sempat membela klub Divisi II Jerman, Rot-Weiß Erfurt pada 1980-an dan awal 1990-an. Beberapa tahun setelahnya, Marcus Urban mengaku kepada publik bahwa dirinya seorang gay. Ia buka-bukaan soal sulitnya menyandang status gay dalam profesi sebagai pesepakbola profesional.
“Saya dulu bermain di lini tengah, sama seperti Rafael van der Vaart. Satu hal yang pasti, hidup saya dipenuhi dengan kerumitan,” kata Urban.
2. Olivier Rouyer (Prancis)

Olivier Rouyer yang lahir pada 1 Desember 1955 merupakan legenda hidup AS Nancy. Sekira delapan tahun lamanya (1973-1981), Olivier Rouyer membela Nancy, klub yang pernah diperkuat legenda sepakbola asal Prancis, Michel Platini.
Berkat kemampuannya menyisir sisi kanan penyerangan, Rouyer pernah dipanggil untuk membela Timnas Prancis di Piala Dunia 1978. Ia sendiri baru mengumumkan sebagai gay pada 1990, atau ketika baru saja memutuskan pensiun sebagai pemain. Namun, setelah pengumuman itu Rouyer beralih profesi sebagai pelatih Nancy dan Sion. Sayangnya, kiprah Rouyer sebagai pelatih hanya berlangsung sembilan tahun, tepatnya dari 1990-1999.