LONDON – Nasib Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea berada di ujung tanduk. Hasil buruk yang dialami Chelsea dalam enam laga terkini di Liga Inggris 2020-2021 menjadi pangkal masalahnya.
Dalam enam laga terkini di Liga Inggris 2020-2021, The Blues –julukan Chelsea– hanya mendapatkan dua menang, satu imbang dan tiga kalah. Terbaru, Timo Werner dan kawan-kawan kalah 1-3 dari Arsenal pada Minggu 27 Desember 2020 dini hari WIB.

(Posisi Lampard sebagai pelatih Chelsea berada di ujung tanduk)
Ironisnya, Arsenal tak pernah menang sebelum menumbangkan Chelsea dalam tujuh laga terakhir di Liga Inggris 2020-2021. Hal itu menegaskan ada yang salah di tubuh Chelsea.
Akibat rentetan hasil buruk di atas, Chelsea mulai tercecer ke papan tengah klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021. Saat ini Chelsea menduduki posisi delapan dengan koleksi 25 angka.
Duduk di posisi delapan tidak menunjukkan Chelsea sebagai tim besar. Terlebih pada musim panas 2020, manajemen Chelsea telah mengeluarkan 247,2 juta euro atau setara Rp4,27 triliun untuk belanja pemain!
BACA JUGA: Tak Mengherankan jika Frank Lampard Dipecat
Namun, apa hasil yang didapat Chelsea? Jangankan bersaing di jalur juara Liga Inggris 2020-2021, untuk menduduki posisi empat besar saja Chelsea tak mampu. Karena itu, sejumlah nama kandidat calon pengganti Frank Lampard bermunculan.