Untuk tugas yang satu ini, seorang kiper harus cakap membaca arah permainan. Ia wajib menyapu bola ke area yang tidak berbahaya agar pemain lawan tidak memanfaatkan rebound. Tugas ketiga adalah mengomandoi lini pertahanan.
Demi tugas yang satu ini, ada semacam peraturan tidak tertulis. Seorang kiper yang ahli mesti punya kemampuan menjadi pemimpin. Sebab, ia harus mengarahkan pemain belakang dan rekan setimnya demi melapisi pertahanan.

Tugas terakhir adalah mendistribusikan bola. Permainan sepakbola biasanya terhenti ketika bola keluar dari lapangan atau bola ditangkap oleh kiper. Di sepakbola modern, kecapakan kiper mendistribusikan bola bisa menjadi kunci dalam membangun serangan jitu.
Melihat dari empat tugas itu, jelas syarat seorang kiper di era modern tidak hanya punya refleks yang bagus. Ia harus mampu menjalankan tugas-tugas tersebut sehingga bisa dibilang sebagai kiper kelas dunia.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)