TURIN – Sepakbola Italia tengah berduka lantaran salah satu pemain terbaik yang pernah mereka miliki dalam sejarah, Paolo Rossi, meninggal dunia. Sebagai informasi, Rossi merupakan pahlawan bagi Timnas Italia di Piala Dunia 1982.
Meski memiliki karier yang brilian sebagai pesepakbola, namun Rossi tidak mengawalinya dengan mudah. Pasalnya, pada awal kariernya, ia kerap diterpa badai cedera yang membuatnya harus berpindah dari satu klub ke klub lain.
Rossi sejatinya merupakan pemain didikan akademi Juventus. Ia memulai debutnya bersama Bianconeri pada 1973. Akan tetapi, tahun-tahun awal kariernya terganggu oleh cedera. Tercatat, Rossi membutuhkan tiga kali operasi pada lututnya.
Baca juga: Rossi Meninggal, sang Rival Ungkap Rasa Duka

Gagal menjadi pilihan utama di Juve, Rossi pun dipinjamkan ke Como pada 1975-1976. Bersama Como inilah Rossi melakukan debutnya di pertandingan Serie A Liga Italia. Meski begitu, ia masih beberapa kali keluar masuk ruang perawatan.
Peruntungan Rossi kemudian berubah saat ia dipinjamkan ke Vicenza yang berlaga di Serie B pada musim 1976-1977. Di Vicenza ini Rossi mulai berpindah posisi, dari yang semula seorang winger menjadi penyerang tengah. Hasilnya pun terbilang fantastis.
Rossi tampil sebagai pencetak gol terbanyak Serie B musim itu, mengantarkan Vicenza untuk promosi, dan dia memimpin daftar pencetak gol Serie A pada musim berikutnya. Hal ini membuat Enzo Bearzot yang menangani Timnas Italia pada saat itu menaruh harapan kepada Rossi.
Ia mendapatkan panggilan ke skuad Italia Enzo Bearzot untuk Piala Dunia 1978 di Argentina. Rossi bersinar di turnamen tersebut, mencetak tiga gol saat Italia finis keempat.
Karier Rossi kemudian semakin melesat saat ia tampil membela Timnas Italia di Piala Dunia 1982. Padahal ketika itu Rossi baru saja kembali ke lapangan hijau setelah diskors tak boleh bermain selama dua tahun akibat terlibat skandal pengaturan skor.

Kendati dmeikian, Bearzot masih memiliki kepercayaan yang besar terhadap Rossi. Hasilnya, di Piala Dunia 1982, Rossi tampil trengginas dengan mencetak enam gol dan menjadi top skor turnamen.
Tak berhenti sampai di situ, Gli Azzurri pun diantarkannya menjadi kampiun dan Rossi sendiri didapuk sebagai Pemain Terbaik. Pada akhir tahun, Rossi pun dianugerahi trofi Ballon d’Or.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.