Karena tampil luar biasa, Rossi lantas dibeli secara penuh oleh Vicenza pada musim panas 1978 dan memecahkan rekor transfer termahal. Karier Rossi makin gemilang ketika dipanggil Timnas Italia untuk mengikuti Piala Dunia 1978.
Akan tetapi, ketika karier Rossi mulai menanjak, Vicenza justru tampil buruk hingga terdegradasi ke Serie B dan Rossi pun pada akhirnya dipinjamkan ke Perugia di musim panas 1979. Kesialan pun terus menimpa Rossi, di mana ia diskors tak boleh bermain selama dua tahun akibat terlibat skandal pengaturan skor.
Ketika bebas dari hukuman, akhirnya Rossi kembali Juventus. Hal itu membuat Rossi langsung dipanggil Timnas Italia lagi untuk mengikuti Piala Dunia 1982. Pada saat itu banyak yang meragukan Rossi karena sudah lama tak bermain, namun pemain tersebut justru mampu menjadi pesepakbola terbaik di Piala Dunia 1982.

Semua itu tak terlepas dari performa Rossi yang mencetak enam gol dan membuat top skor di kompetisi edisi tersebut dan membantu Italia keluar menjadi juaranya. Berjalan seperto penampilan apiknya di Timnas Italia, Rossi juga berhasil bermain baik di Juventus.
Berbagai gelar mampu diraih Rossi bersama Juventus, seperti dua kali juara Liga Italia 1981-1982 dan 1983-1984, lalu Piala Italia (1982-1983), Liga Champions (1984-1985), dan Piala Super Eropa (1984-1985). Rossi bahkan sempat mencicipi trofi Ballon d’Or pada 1982 usai tampil sangat luar biasa di tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.