Ini Kata Noah Gesser soal Level Permainan Timnas Indonesia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 06:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 51 2324884 ini-kata-noah-gesser-soal-level-permainan-timnas-indonesia-yOk7DbY9rU.jpg Noah Gesser (Foto: Instagram/@noah_gesser)

AMSTERDAM – Pesepakbola keturunan Indonesia, Noah Gesser, tengah menjadi bahan perbincangan di Tanah Air. Pemain Ajax Amsterdam itu telah menyatakan keterbukaannya untuk bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Namun begitu, Noah juga belum memiliki niat yang sepenuh hati karena ia juga ingin memperkuat Timnas Belanda. Meski begitu, pecinta sepakbola Tanah Air masih berharap pemain berusia 15 tahun itu bisa membela Timnas Indonesia suatu hari nanti.

Noah Gesser

Sayangnya, Noah tidak terlalu mengikuti tentang sepakbola Indonesia. Akan tetapi, ia sempat sedikit melihat performa Timnas Indonesia yang membuatnya cukup membuka mata.

“Tidak begitu mengikuti (sepakbola Indonesia). Saya melihat sedikit Timnas Indonesia, tetapi tidak untuk mengikuti liganya. Levelnya? Mereka bermain dengan bagus,” ungkap Noah, dalam channel Youtube Yussa Nugraha.

Baca juga Ternyata Noah Gesser Takkan Sepenuh Hati Penuhi Panggilan Timnas Indonesia

Lebih lanjut, Noah juga mengutarakan tentang silsilah keluarganya yang memiliki darah Indonesia. Ia mengatakan bahwa ia memiliki keturunan Indonesia yang berasal dari sang ibu. Ia pun menyatakan bahwa sang ibu 100 persen dari Indonesia.

Karena itu, Noah bisa dibilang adalah pemain keturunan Indonesia-Belanda. Sayangnya, ia sendiri tidak terlalu mengetahui secara detail tentang status sang ibu yang berasal dari Jakarta.

“Mama saya punya darah Indonesia, ia mendapatkannya dari oma dan opa. Mereka berasal dari Jakarta,” lanjut Noah.

“Keluarga mama juga dari Indonesia. Mama saya 100 persen Indonesia, tetapi saya belum pernah tanya lebih detail,” sambungnya.

Noah Gesser

Noah sendiri mengatakan bahwa ia tidak bisa sama sekali bahasa Indonesia. Satu-satunya hal yang ia ingat adalah soal lemper, di mana ia mengetahui bahwa itu adalah makanan khas Indonesia.

“Tidak sedikit pun (bisa berbahasa Indonesia). Saya belum pernah belajar. Saya tahu lemper. Itu makanan, cuma itu yang saya hafal saat ini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini