Buffon Telah Bikin Karier Kiper Berdarah Filipina Ini Hancur

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 51 2319716 buffon-telah-bikin-karier-kiper-berdarah-filipina-ini-hancur-RVZ2bjI7ey.jpg Gianluigi Buffon (Foto: Massimo Pinca/REUTERS)

LONDON – Alphonse Areola mengakui bahwa kehadiran Gianluigi Buffon membuat perjalanan kariernya bersama Paris Saint-Germain (PSG) hancur. Sebab, Areola mengakui kehadiran Buffon membuatnya tersisih dari tim PSG.

Sebagaimana diketahui, Areola sendiri memang sempat dituding bakal menjadi penjaga andalan PSG di masa depan. Terlebih sejak usia muda, Areola memang berhasil menunjukkan performa yang sangat menjanjikan.

Bahkan Areola sendiri sempat dipercaya masuk ke dalam skuad tim nasional (Timnas) Prancis yang tampil di putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Meski tak bermain semenit pun, Areola tetap berhak mendapatkan medali juara Piala Dunia 2018 Rusia.

Alphpnse Areola

Keberhasilan tersebut pun membuat banyak pihak semakin yakin bahwa Areola bakal benar-benar menjadi bintang PSG di masa depan. Akan tetapi situasi berubah semenjak manajemen PSG merekrut Buffon secara gratis pada bursa transfer musim panas 2018.

Baca Juga: Kepulangan Neymar ke Barcelona Hanya Janji Manis Kampanye

Pasalnya kehadiran Buffon menjadi awal kehancuran karier Areola bersama PSG. Terlebih saat Buffon hadir, Areola memang kehilangan waktu bermain bersama skuad Les Parisiens –julukan PSG. Bahkan Areola harus rela dipinjamkan ke Real Madrid sebagai bagian transfer Keylor Navas ke PSG.

Sementara pada musim ini, Areola kembali menerima kenyataan diasingkan oleh PSG ke tim promosi Liga Inggris, yakni Fulham. Meski bersama klub asal London Barat itu, perlahan tapi pasti Areola mulai kembali menemukan performa terbaiknya di bawah mistar gawang.

Areola sendiri mengakui bahwa Buffon memang menjadi penyebab utama di balik penurnan kariernya bersama PSG. Meski begitu, berdarah Filipina tersebut sama sekali tidak menyimpan dendam kepada Buffon. Sebab, Areola sendiri menjadikan Buffon sebagai panutannya.

“Di tahun Piala Dunia, saya menjalani satu musim penuh (di PSG). Menurut saya, kontinuitas yaitu bertahan, melanjutkan permainan untuk PSG, klub tempat saya tumbuh,” ungkap Areola, sebagaimana dikutip dari Football London, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga: Merasa Dicurangi, Pelatih RB Leipzig Tak Terima dengan Kemenangan PSG

“Akan tetapi tiba-tiba Gigi Buffon datang untuk bergabung bersama kami, dan jujur saja saya mencintai dia sampai mati. Sebab dia merupakan penjaga gawang panutan saya, dia adalah idola saya,” sambungnya.

“Akan tetapi, memang benar, saya akhirnya jadi tidak memiliki waktu bermain karena adanya Buffon di sana (PSG) sebagaimana yang saya harapkan sebelumnya,” tuntas penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini