Maradona Vs Messi, Siapa Lebih Baik?

Antara, Jurnalis · Senin 30 November 2020 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 51 2318959 maradona-vs-messi-siapa-lebih-baik-4BJgy3obA1.jpg (Foto: Reuters)

MARADONA mencetak 346 gol dalam 679 pertandingan untuk klub dan negaranya di semua kompetisi. Tetapi, problem dengan narkoba ditambah masalah kesehatan dan cedera berarti dia hanya menghabiskan delapan tahun di puncak permainannya.

Sementara Lionel Messi, yang memulai kariernya pada tahun 2004, telah memainkan 855 pertandingan dan mencetak 712 gol, dengan sisa waktu 33 tahun. Messi adalah pencetak rekor dan pemain paling berprestasi Barca, mengangkat 10 gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.

Maradona tidak pernah memenangi penghargaan klub top Eropa tetapi dia berhasil menyeret tim semenjana Napoli meraih dua gelar Serie A dan satu kemenangan Piala UEFA.

Baca juga: Mourinho Ungkap Sisi Lain Diego Maradona

Baca juga: Maradona Ungkap Keresahan saat Wawancara Terakhir: Apakah Orang-Orang Masih Mencintaiku?

Kedua bintang sama-sama jimat untuk timnas Argentina dan Maradona adalah pemain yang amat dominan di Piala Dunia 1986 yang dijuarai Argentina.

Messi adalah pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang masa, tetapi keberuntungan telah meninggalkannya di saat-saat yang paling penting. Dia dan Argentina kalah di final Piala Dunia 2014 melawan Jerman dalam perpanjangan waktu dan Messi pun merasakan kekalahan di dua final Copa America melalui adu penalti.

"Maradona jelas merupakan pemain terbaik yang pernah saya lihat, tetapi fans Messi tidak boleh marah karena dia hidup di era yang berbeda," kata presiden Argentina Alberto Fernandez awal tahun ini seperti dikutip Reuters.

"...Anda bisa menempatkan Maradona bersama 10 sapu terbang dan dia masih akan membuat tim menang," kata sang presiden penggila bola ini.

Mantan pemain merasa lebih sulit untuk memilih siapa yang terbaik.

"Diego lebih artistik dan lebih bergairah, tapi Messi telah mencapai lebih," kata mantan rekan setim Maradona di Argentina, Jorge Valdano.

Manajer Atletico Madrid saat ini Diego Simeone, yang bermain dengan Maradona untuk Sevilla dan Argentina mengatakan Messi dan Maradona tidak bisa dibanding-bandingkan.

"Tidak masuk akal untuk memilih di antara mereka, mereka bermain di era yang berbeda. Diego jauh lebih emosional tapi Leo mencetak lebih banyak gol. Mereka berdua luar biasa bagus tapi sangat berbeda."

Lionel Messi sendiri merupakan satu-satunya pemain Argentina yang benar-benar memenuhi syarat untuk dianggap sebagai titisan Diego Maradona atau sebagai pewaris tahta pemain terhebat di dunia dari sang legenda yang telah wafat.

Messi pun menunjukkan respek kepada seniornya itu seperti yang ia tunjukkan saat mendedikasikan golnya dalam kemenangan 4-0 Barcelona atas Osasuna.

Messi dan Maradona adalah dua pemain ikonik Argentina yang mungkin memiliki karakter yang kontras, tetapi mereka juga memiliki banyak kesamaan termasuk ikatan dengan Newell's Old Boys, dan kapten Barca itu melakukan selebrasi gol dengan melepas baju Barca untuk memperlihatkan merah dan hitam klub Rosario itu sebelum menunjuk ke langit.

Messi lahir setahun setelah Maradona menjadi kapten timnas Argentina meraih kejayaan Piala Dunia pada 1986 di Meksiko, tetapi dia berada di stadion Newell sebagai penonton dan fans pada 1993 ketika Maradona melakukan debut untuk klub itu.

Gol Messi ke gawang Osasuna mencolok dalam kemiripannya dengan satu gol Maradona melawan Emelec. Kedua pemain menggiring bola di tepi area penalti sebelum menemukan sudut atas gawang sebagai sasaran penempatan bola.

Itu bukan satu-satunya saat Messi meniru Maradona. Aksi solonya melawan Getafe pada tahun 2007 adalah salinan gol kedua Maradona melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 setelah gol pertama yang diingat sebagai gol "Tangan Tuhan".

Pada musim yang sama, Messi menghasilkan momen "Tangan Tuhan" dengan meninju bola ke gawang Espanyol, mendorong seorang komentator Argentina berteriak: "Itu Maradona berpakaian seperti Messi. Dia telah bereinkarnasi."

Kedua pemain juga memiliki kesamaan, termasuk penglihatan yang luar biasa ditambah kaki kiri yang ajaib, meskipun karakter mereka sering terlihat berbeda.

Maradona mendambakan sorotan sepanjang kariernya yang penting dan sering menjadi berita untuk aktivitas di luar lapangan.

Ia pun menjadi sangat populer bahkan didewa-dewakan, seperti terlihat saat ribuan orang dengan berani menentang pembatasan protokol kesehatan Covid-19 untuk meratapi dan menberikan penghormatan terakhir kepada pahlawan mereka, yang meninggal pada usia 60 tahun.

Sementara Messi mencicipi kehidupan malam Barcelona saat masih muda. Da adalah family man yang cenderung menjaga kehidupan pribadi beserta tiga anak laki-laki buah cintanya dengan dengan kekasih masa kecil Antonela Roccuzzo yang dinikahinya pada 2017.

Skandal terbesar Messi adalah ketika dia dinyatakan bersalah atas penipuan pajak, sebuah tuduhan yang juga dihadapi oleh Maradona yang kariernya terpotong oleh bertahun-tahun penggunaan narkoba, makan berlebihan dan alkoholisme.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini