Mendiang Papa Bouba Diop Sempat Bikin Legenda Man United Kerepotan

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 30 November 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 51 2318838 mendiang-papa-bouba-diop-sempat-bikin-legenda-man-united-kerepotan-ObuE4jPAJ3.jpg Papa Bouba Diop (Foto: Twitter/@FIFAWorldCup)

MANCHESTER – Legenda Manchester United, Paul Scholes, punya pengalaman unik dengan mendiang Papa Bouba Diop. Scholes sempat kerepotan saat melawan Papa Bouba Diop karena fisik pria asal Senegal itu.

Scholes mengungkapkan itu dalam sebuah wawancara dengan BBC pada Mei 2020 silam. Saat itu, Scholes memberi tahu beberapa pemain yang membuatnya kerepotan di lini tengah.

Papa Bouba Diop (Foto: Twitter/@FulhamFC)

Scholes menyebut nama Robbie Savage, Patrick Viera, dan Papa Bouba Diop. Scholes mengaku kerepotan melawan Papa Bouba Diop karena fisik pria asal Senegal itu. Postur setinggi 192 cm membuat Papa Bouba Diop menjadi pemain yang sulit dilewati oleh Scholes.

Legenda Man United itu tidak memiliki waktu berpikir dan kesulitan untuk menemukan ruang guna mengoper bola saat berhadapan dengan Papa Bouba Diop. Scholes pun memuji bakat sepakbola Papa Bouba Diop.

BACA JUGA: Diego Maradona Meninggal Dunia, sang Dokter Pribadi Dicurigai Lakukan Pembunuhan Tak Disengaja

“Ketika saya bermain sebagai gelandang, saya suka bermain dengan berpikir 'Saya hanya ingin memiliki banyak waktu di dunia ini, tidak ada orang di sekitar saya, menemukan sedikit ruang dan mengoper bola,” kata Scholes kepada BBC, Senin (30/11/2020).

“Kemudian, saya bermain melawan orang-orang seperti Anda (Robbie Savage), pemain yang sangat menganggu, mencoba untuk menutup Anda dengan cepat. Saya tidak ingin itu, saya hanya ingin itu menyenangkan dan santai," ujarnya.

"Cara saya bermain, saya tidak benar-benar harus mengalahkan pemain lawan atau menjadi lebih kuat, lebih cepat daripada orang lain. Saya kira Vieira, Anda bermain melawannya, dia sangat jangkung dan sangat besar. Anda pikir Anda mendapatkan bola dan semenit berikutnya dia menendang ke atas kepala Anda. Dia juga seorang pemain yang pintar,” ucapnya.

"Ada satu lagi yang tidak akan terpikirkan oleh orang-orang. Kami dulu bermain melawan Portsmouth. Apakah Anda ingat Papa Bouba Diop? Besar, massif. Mereka biasa memanggilnya The Wardrobe! Anda membuang-buang waktu jika bertarung secara fisik dengannya. Saya selalu menganggapnya sebagai pemain yang canggung untuk dilawan. Ia bukan Vieira, tentu saja tidak, tetapi ia masih memiliki bakat," tutur legenda Man United itu.

Papa Bouba Diop (Foto: Reuters)

Papa Bouba Diop merupakan salah satu bakat terbaik Senegal. Jasa terbesar Papa Bouba Diop untuk Senegal tersaji di Piala Dunia 2002. Dia adalah pemain yang mencetak gol pertama di Piala Dunia 2010. Gol Papa Bouba Diop membuat Senegal menekuk sang juara bertahan, Prancis, 1-0. Setelah itu, Papa Bouba Diop membantu Senegal melenggang ke babak perempatfinal.

Namun, prestasi Papa Bouba Diop tidak begitu mentereng. Papa Bouba Diop hanya meraih tiga trofi selama 13 tahun berkarier sebagai pesepakbola. Salah satu prestasi Papa Bouba Diop adalah membawa Portsmouth menjuarai Piala FA 2007-2008.

Papa Bouba Diop meninggal dunia pada Minggu 29 November 2020, malam WIB. Dia wafat pada umur 42 tahun setelah berjuang untuk pulih dari penyakitnya. Selamat jalan, Papa Bouba Diop.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini