Diego Maradona Meninggal Dunia, sang Dokter Pribadi Dicurigai Lakukan Pembunuhan Tak Disengaja

Antara, Jurnalis · Senin 30 November 2020 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 51 2318710 diego-maradona-meninggal-dunia-sang-dokter-pribadi-dicurigai-lakukan-pembunuhan-tak-disengaja-OTjFAY2swW.jpg Diego Maradona (Foto: Reuters)

BUENOS AIRES – Diego Armando Maradona meninggal dunia pada Rabu 25 November 2020, malam WIB. Menurut laporan BBC, Maradona wafat pada umur 60 tahun karena henti jantung.

Namun, sebuah kabar mengejutkan muncul beberapa hari terakhir ini. Dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, diselidiki polisi atas dugaan pembunuhan secara tidak sengaja beberapa hari setelah legenda sepakbola tersebut meninggal dunia.

Diego Maradona (Foto: Reuters)

Sekitar 30 polisi di Buenos Aires telah menggeledah rumah dan klinik pribadi milik Leopoldo Luque untuk memastikan kemungkinan ada kelalaian dalam perawatan Maradona setelah operasi. Sebelum wafat, Maradona baru menjalani operasi otak pada awal November ini.

Penyelidikan itu dipicu oleh laporan dari tiga putri Maradona, yakni Dalma, Giannina dan Jana terkait perawatan jantung sang ayah mereka di kediamannya di Tigre, utara Buenos Aires. Akan tetapi, Leopoldo Luque menolak berkomentar tentang dugaan tersebut.

"Penyelidikan kami sedang berlangsung, kami berbicara dengan para saksi termasuk para anggota keluarga (Maradona)," kata narasumber yang dekat dengan penyelidikan seperti dikutip dari BBC, Senin (30/11/2020).

BACA JUGA: Terungkap! Diego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010

Leopoldo Luque sempat mengunggah foto dengan Maradona pada hari ketika sang pencipta Gol Tangan Tuhan meninggalkan rumah sakit pada 12 November atau 8 hari setelah operasi untuk mengangkat gumpalan darah di otak Maradona. Maradona kemudian kembali ke rumahnya di Tigre untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini