Meski pada saat itu Maradona berstatus sebagai bintang, namun hal tersebut nyatanya tak membuat Banur dan segenap penggawa Timnas Indonesia U-20 merasa inferior. Justru sebaliknya, mereka malah termotivasi untuk memberikan yang terbaik.
“Kami tidak merasa takut berhadapan dengan lawan yang kuat. Justru kami termotivasi berhadapan dengan bintang,” jelasnya.

Kendati demikian, harus disayangkan karena pada akhirnya Timnas Indonesia U-20 tumbang dengan skor 0-5 dari Argentina. Maradona sendiri menyumbang dua gol dalam pertandingan tersebut.
Banur pun mau tak mau mengakui bahwa Maradona memang pemain yang spesial dan berada di level berbeda. Sebab, Maradona mampu melewati para pemain Indonesia dengan mudahnya.
“Seolah-olah sudah tidak ada lawan. Karena ia dengan gampang dapat melewati pemain-pemain kita. Seperti itulah. Kelasnya jauh. Dia memang bintang,” kenang Banur.
(Ramdani Bur)