Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diego Maradona Meninggal Dunia, Argentina Bakal Berkabung Selama 3 Hari

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 26 November 2020 |00:55 WIB
Diego Maradona Meninggal Dunia, Argentina Bakal Berkabung Selama 3 Hari
Diego Maradona merupakan salah satu pahlawan Timnas Argentina. (Foto: Reuters)
A
A
A

TIGRE Diego Armando Maradona telah dipastikan meninggal dunia karena serangan jantung pada Rabu 25 November 2020 malam WIB. Kepergian Maradona jelas menjadi sebuah kehilangan besar untuk sepakbola Argentina.

Sebab selama masih aktif menjadi pesepakbola profesional, Maradona telah berhasil berulang kali mengharumkan nama Argentina di cabang olahraga tersebut. Jadi wajar meninggalnya Maradona lantas menjadi kabar yang sangat sedih untuk Argentina.

Bahkan demi menghormati kepergian Maradona, Presiden Argentina, Alberto Fernandez bakal menjadikan tiga hari ke depan sebagai masa berkabung nasional. Semua itu semata-mata karena bagi Fernandez, Maradona adalah sosok yang sangat hebat untuk Argentina.

Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Diego Maradona Sempat Jalani Operasi Otak

fakta Menarik Diego Maradona

Fernandez pun menjadi salah satu orang yang paling merasa kehilangan Maradona. Menurutnya, takkan ada lagi sosok yang mampu menyamai atau mirip dengan Maradona di kemudian hari.

Jadi, menurut Fernandez meninggalnya Maradona benar-benar menjadi pukulan telak untuk Argentina. Ia pun mengungkapkan bahwa Maradona telah berhasil memberikan kegembiraan untuk Argentina melalui aksinya di sepakbola.

"Kematiannya yang tidak dapat digantikan dengan apa pun. Saya tidak tahu apakah kami akan memiliki orang seperti Diego Maradona lagi,” ucap Fernandez, dikutip dari Lavoz, Kamis (26/11/2020).

"Sangat disayangkan, sungguh sangat disayangkan. Seorang pria besar telah pergi. Saya ragu kami akan melihat pemain seperti Maradona lagi. Bukan hanya karena sepakbola, tapi karena keberanian yang ia berikan setiap kali ia mengenakan kaus itu” tambahnya.

“Kami berhutang budi padanya karena dia hanya memberi kami kegembiraan. Dia benar-benar hanya memberi kami rasa bahagia,” lanjut Presiden Argentina tersebut.

"Dia membela apa yang dia inginkan, memperlakukan apa yang dia benci. Itu adalah Maradona, dalam bentuknya yang paling murni," tutupnya.

Diego Maradona

Sebelumnya meninggal dunia, awal November ini Maradona sempat dilarikan ke rumah sakit karena ada gumpalan darah yang berada di otak dan tengkoraknya. Ia lantas melakukan operasi dan berjalan sukses hingga akhirnya ia diperbolehkan pulang pada 11 November 2020 kemarin.

Dikatakan kondisi Maradona telah membaik. Namun, pada kenyataannya Rabu malam kemarin Maradona telah tiada.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement