Saat membela Galatasaray, Ribery dikabarkan mulai mengenal islam. Akan tetapi, kabar, yang menyebutkan Ribery sudah tertarik dengan Islam sejak awal, juga ada.
Namun, satu sosok yang paling memengaruhi Ribery untuk memeluk Islam, adalah sang istri, Wahiba Behami. Sang istri adalah orang Prancis keturunan Aljazair. Setelah menikahi Wahiba pada 2006, kabar Ribery memeluk islam pun mulai terdengar di Prancis.
BACA JUGA: 4 Pesepakbola Ceritakan Kisahnya Menjadi Mualaf
Hal itu sempat jadi perbincangan hangat di Prancis karena Ribery tengah naik daun bersama Marseille. Akan tetapi, Ribery cukup rapat menutupi perihal agama yang dianutnya. Meski bagitu, seiring waktu berjalan, Ribery semakin menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang muslim sejati dengan tingkah lakunya, baik di dalam maupun luar lapangan.
“Agama adalah hal pribadi saya. Saya seorang mukmin karena saya masuk Islam. Saya pikir, saya menjadi lebih kuat secara mental dan fisik sekarang,” tutur Ribery, mengutip dari Sportzion.
“Agama tidak mengubah kepribadian saya atau persepsi saya tentang dunia. Saya berdoa lima kali sehari karena merasa lebih baik setelahnya,” ucapnya.
Ribery, yang berumur 37 tahun, tengah membela Fiorentina dalam dua musim terakhir ini. Meski sudah tidak muda lagi, Ribery tetap menjadi salah satu andalan Fiorentina di lini depan. Ribery pada musim ini telah membuat dua assist dalam enam penampilan untuk Fiorentina. Kontribusi Ribery membantu Fiorentina menempati posisi ke-12 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)