Kesal Arema Terbelah, Aremania Main Bola di Depan Balai Kota Malang

Yuswantoro, Jurnalis · Senin 16 November 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 49 2310419 kesal-arema-terbelah-aremania-main-bola-di-depan-balai-kota-malang-RXmtfpKZpI.jpg Aremania saat bermain sepakbola satir di depan Balai Kota Malang. (Foto: Yuswantoro/Sindonews)

MALANG – Salah satu suporter paling militan di Indonesia, Aremania, main bola di depan Balai Kota Malang, Senin (16/11/2020). Hal itu dilakukan karena mereka kecewa hingga kini masih terjadi dualisme di tubuh tim kesayangan mereka, yang mana terbelah menjadi Arema FC (Liga 1) dan Arema Indonesia (Liga 3 zona Jawa Timur).

Berhubung kecewa karena masih terjadi dualisme sejak 2011, Aremania menggelar aksi "Make Malang Great Again". Mereka menggelar aksi damai di Bundaran Tugu Kota Malang, dengan melakukan aksi teatrikal dan sepakbola satir.

Aremania

(Aremania saat bermain bola di depan Balai Kota Malang. Foto: Yuswantoro/Sindonews)

Sepakbola yang dimainkan para Aremania ini, menggunakan gawang yang berukuran kecil, dan dipimpin oleh wasit berkalung rangkaian uang mainan. Dalam kostum pemain tidak ada nomor punggung, namun bertuliskan angka 1 + 1.

Tim yang bermain juga diberi nama tim "AI" dan "AFC". Nama tim yang digunakan sangat satir, menyindir dua kubu yang hingga kini masih enggan bersatu. "Kami datang dengan ketulusan, hanya ingin Arema kembali bersatu," tegas Ambon Fanda, salah satu perwakilan Aremania.

BACA JUGA: Hapus Dualisme, Aremania Minta Hanya Ada Satu Arema

Dia juga menegaskan, aksi damai para Aremania yang menghendaki adanya persatuan ini akan terus digelar hingga Arema benar-benar bersedia bersatu. "Tidak ada kepentingan politik kekuasaan yang mendalangi aksi damai ini. Kami hanya ingin semua bertanggungjawab mempersatukan kembali Arema," tegasnya.

Aksi damai Aremania ini, tidak hanya dihadiri oleh Aremania dari Malang Raya saja, melainkan banyak suporter Aremania yang datang dari Jakarta, Kalimantan, Bali, Madura, Sidoarjo, hingga Lamongan.

Aremania

(Aksi damai Aremania)

Para Aremania akan terus menuntut pertanggungjawaban Yayasan Arema, yang terakhir tercatat di Kemenkum HAM diketuai M. Nur, dengan pembina, Darjoto Setiawan, sekretaris almarhum Mujiono Mujito, dan bendahara Rendra Kresna.

Bahkan, mereka juga siap untuk mendatangi Wali Kota Batu, Bupati Malang, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk menfasilitasi pertemuan dengan Yayasan Arema, sehingga persoalan dualisme segera bisa dituntaskan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini