Dikecam Gara-Gara Cadangkan Jota, Begini Respons Pelatih Portugal

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 51 2309933 dikecam-gara-gara-cadangkan-jota-begini-respons-pelatih-portugal-w1I3xZSW8u.jpg Diogo Jota tengah panas (Foto: Twitter/@LFC)

LISBON – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Portugal, Fernando Santos, membela keputusannya untuk tidak menurunkan Diogo Jota sejak awal pada laga kontra Prancis, Minggu (15/11/2020) dini hari WIB. Hal itu dilakukan karena susunan pemain yang diturunkan semalam, bermain baik ketika tandang ke Paris.

Laga melawan Prancis itu merupakan penentuan bagi nasib Portugal di ajang UEFA Nations League A 2020-2021. Andai kalah, maka Seleccao das Quinas akan otomatis tersingkir dan tidak dapat mempertahankan gelar juara yang diraihnya pada 2019.

Pada pertandingan itu, Fernando Santos memilih trisula lini depan, Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Joao Felix. Diogo Jota sendiri baru masuk tidak lama setelah N’Golo Kante mencetak gol tunggal kemenangan pada menit 53.

Baca juga: Portugal Tersingkir, UEFA Nations League Bakal Lahirkan Juara Baru

Penyerang asal Liverpool itu tercatat delapan kali melepaskan umpan matang di area serangan lawan, hanya dalam waktu yang lebih singkat ketimbang Bernardo Silva, selama 72 menit. Tidak heran, sorotan mengarah kepada pemilihan formasi dari sang pelatih.

Sadar dirinya disudutkan, pria asal Portugal itu membela diri. Menurutnya, trio lini depan yang diturunkan itu sama seperti ketika menghadapi Prancis di Paris, Oktober 2020. Formasi tersebut berhasil membuat Les Bleus mati kutu sehingga diharapkan hasil serupa akan terulang.

“Tim ini bermain bagus di Prancis. Saya tidak ingat ada yang bertanya mengapa Diogo Jota tidak memulai pertandingan di Prancis bulan lalu,” ujar Fernando Santos, dilansir dari Goal, Minggu (15/11/2020).

“Jota jelas adalah pemain berkualitas, semua orang juga tahu. Begitu juga dengan Bernardo, dan Cristiano (Ronaldo). Felix juga. Jika Jota bermain sejak awal dan performa tim tidak baik, Anda sekalian akan bertanya yang sama kepada saya,” tutup pelatih berusia 66 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini