Keajaiban Menyertai Diego Maradona Usai Operasi Otak

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 51 2308683 keajaiban-menyertai-diego-maradona-usai-operasi-otak-Xyrv3oeJlO.jpg Fan menanti Diego Maradona di depan klinik. (Foto/Reuters)

JAKARTA- Ikon sepakbola Argentina, Diego Maradona keluar dari rumah sakit setelah delapan hari menjani operasi dan pemulihan akiabt pembekuan darah di otaknya. Maradona keluar dari rumah sakit pada Rabu 11 November 2020 waktu setempat.

Maradona dilarikan ke rumah sakit demi menghilangkan penyumbatan pembuluh darah di otaknya. Operasi selama 80 menit itu berlangsung dengan sukses.

Foto/Reuters

Setelah menjalani operasi, Maradona harus dibius. Pasalnya, dia karena mengalami kebingungan demi memulihkannya dari kecanduan alkohol.

Baca juga: Del Bosque Pilih Lionel Messi ketimbang Diego Maradona 

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi Maradona semakin membaik. Dia diperbolehkan pulang dan melanjutkan rehabilitasi di Tigre yang berjarak 30 kilometer arah utara Buenos Aires dekat rumah putrinya Giannina.

Saat keluar dari rumah sakit, Maradona tidak berbicara kepada media dan pendukungnya. Namun, pengacaranya, Matias Morla mengatakan bahwa keajaiban telah menyertai sang ikon sepakbola tersebut.

"Diego membaik dan ingin menjalani rehabilitasi. Hal baiknya bersama Diego,” katanya mengutip Reuters, Kamis (12/11/2020).

"Diego mungkin telah melalui saat-saat tersulit dalam hidupnya dan saya pikir itu adalah keajaiban bahwa mereka menemukan pendarahan di otaknya yang bisa membuatnya kehilangan nyawanya," kata Morla.

Maradona adalah mantan pelatih Tim Nasional Argentina dan saat ini menjadi manajer klub divisi satu Argentina, Gimnasia y Esgrima. Dia terlihat lemah saat terlihat sebelum operasi, menjelang pertandingan timnya melawan Patronato.

Mantan kapten Argentina yang memboyong Piala Dunia itu kemudian menjalani operasi pada Selasa pekan lalu. Operasi dilakukan untuk menghilangkan gumpalan darah yang bersarang di antara otak dan tengkoraknya.

Operasi berlangsung selama 80 menit itu berlangsung dengan sukses. Maradona megalami pegumpalan otak karena gaya hidup pria berusia 60 tahun itu tidak teratur selama bertahun-tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini