Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makin Tua Makin Jadi, Ancelotti Anggap Ronaldo dan Ibrahimovic Bukan Orang

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |02:04 WIB
Makin Tua Makin Jadi, Ancelotti Anggap Ronaldo dan Ibrahimovic Bukan Orang
Ibrahimovic dan Ronaldo saat Milan bersua Juventus. (Foto: Twitter/SerieA)
A
A
A

LIVERPOOL – Carlo Ancelotti sangat mengagumi Zlatan Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo. Sebab kedua pemain itu masih bisa bermain kompetitif dan tetap mampu tampil di level teratas di setiap pertandingannya meski kini sudah tak muda lagi.

Ibrahimovic pada 3 Oktober 2020 kemarin baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-39. Sedangkan Cristiano Ronaldo pada awal tahun kemarin, tepatnya 5 Februari 2020 telah berusia 35 tahun.

Bagi kebanyakan pesepakbola, usia-usia seperti Ronaldo dan Ibrahimovic adalah masa di mana banyak memutuskan untuk pensiun. Jika memang belum mau pensiun, maka biasanya pesepakbola itu memutuskan untuk pindah kompetisi yang tidak terlalu kompetitif seperti di Eropa.

Baca Juga: Tak Tolak Rumor, PSG Siap Rekrut Cristiano Ronaldo

Zlatan Ibrahimovic

Bisa jadi pemain yang sudah berusia kepala tiga itu pindah ke Liga Amerik Serikat, China, dan bahkan ke kompetisi di Timur Tengah. Ada juga yang justru memutuskan untuk bermain di tempat asal mereka sebelum memulai karier.

Rata-rata keputusan itu dibuat untuk menghindari pertandingan yang sangat kompetitif di usia mereka yang sudah tak lagi bisa bergerak bebas seperti waktu muda dulu. Namun, semua anggapan seperti itu ternyata tak berlaku untuk Ibra dan Ronaldo.

Kedua pemain itu kini masif aktif di kompetisi besar, yakni di Liga Italia. Bahkan Ibra yang membela AC Milan tengah menjadi mesin gol untuk klub tersebut dan Ronaldo pun sama, ia menjadi andalan Juventus dalam hal mencetak gol.

Kehebatan Ronaldo dan Ibrahimovic itulah yang membuat Ancelotti merasa takjub dengan kedua pemain yang pernah ia tangani sebelumnya. Bagi Ancelotti, Ibrahimovic dan Ronaldo bukanlah orang karena terlihat selalu mampu tampil baik di usia tua.

Ancelotti seperti melihat Ronaldo dan Ibra selayaknya manusia abadi yang tak lekang oleh waktu. Menurutnya, tak mudah menjaga kualitas permainan kedua pemain tersebut untuk selalu tampil baik di usia mereka yang sudah lebih dari 35 tahun.

Cristiano Ronaldo

“Ketika Ibra pergi bermain di Liga Amerika, saya pikir itu adalah perpisahan terakhirnya. Namun ternyata sebaliknya, dia mencetak gol di semua pertandingan. Sekarang dia kembali ke Italia dan saya lagi-lagi berpikir itu adalah akhir untuknya,” ungkap Ancelotti, dilansir dari Football Italia, Rabu (11/11/2020).

“Dia nyatanya lagi-lagi bisa dia mencetak gol setiap hari Minggu. Dia abadi, seperti Cristiano Ronaldo. Terus bermain itu mudah tetapi mereka tidak hanya bermain, mereka selalu mencetak gol dan itu tidak mudah.

“Tidak pernah terjadi bahwa saya memberi tahu Cristiano untuk tidak bermain karena dia adalah pemain yang lebih baik dari yang lain. Anda tidak perlu menjadi ilmuwan untuk memahaminya,” pungkasnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement