Pogba Dinilai Tak Layak Dapat Status Pemain Kelas Dunia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 45 2303565 pogba-dinilai-tak-layak-dapat-status-pemain-kelas-dunia-MGD4sSfuS9.jpg Paul Pogba (Foto: Reuters)

MANCHESTER – Mantan pelatih akademi Manchester United, Rene Meulensteen, menilai Paul Pogba tidak layak mendapatkan titel sebagai pemain kelas dunia. Kesalahan yang ia buat pada laga Man United vs Arsenal menjadi bukti bahwa pemain berpaspor Prancis itu tidak memiliki kelas yang tinggi.

Pada laga kontra Arsenal yang berlangsung di Old Trafford akhir pekan lalu, Man United harus menerima kenyataan takluk 0-1. Satu-satunya gol Arsenal pada laga tersebut diciptakan Pierre-Emerick Aubameyang melalui hadiah penalti.

Paul Pogba

Sayangnya gol penalti Aubameyang bermula dari pelanggaran yang dibuat Paul Pogba kepada Hector Bellerin pada menit 68. Situasi tersebut membuat publik menilai Pogba sebagai biang kekalahan Man United karena membuat pelanggaran yang bodoh.

Hal itu pun kemudian diakui oleh Pogba sendiri. Sementara itu, badai kritikan kemudian datang kepada Pogba yang dinilai tidak layak menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Ungkapan paling keras pun datang dari Meulensteen.

Baca juga Solskjaer! Cadangkan Paul Pogba

Ia mengatakan bahwa seharusnya orang tidak bisa menyebut dengan sembarangan bahwa seorang pemain disebut sebagai kelas dunia. Bahkan ia menilai Pogba tidak pantas mendapatkan penghargaan tersebut karena kualitasnya yang kurang mumpuni.

“Saya tidak akan menggunakan istilah kelas dunia dengan mudahnya karena saya tahu pemain di masa lalu dan juga sekarang, mereka pantas mendapatkan penghargaan sebagai kelas dunia,” ungkap Meulensteen, mengutip dari Stadium Astro, Selasa (3/11/2020).

“Menurut saya, Paul tidak pantas menerima itu dan berbagai bentuk serta model apa pun karena saya tidak merasa bahwa ia telah memenuhi ekspektasi banyak orang,” tambahnya.

Sementara itu, Meulensteen menutut Pogba untuk berbuat lebih. Apalagi pemain berpaspor Prancis itu mendapat eksepektasi tinggi ketika bergabung ke Man United mendapat titel sebagai pemain termahal dunia.

“Kami harus mengharapkan yang lebih darinya, namun itu hanya bisa terwuju dengan bekerja keras,” lanjutnya.

“Hal itu kemudian bisa menular ke pemain lain. Mereka jadi ikut tidak bekerja keras juga karena mereka mulai mempertanyakan penampilan itu,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini