PSG Dihadapkan Jadwal Padat, Tuchel: Ini Bisa Membunuh Para Pemain!

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 51 2302005 psg-dihadapkan-jadwal-padat-tuchel-ini-bisa-membunuh-para-pemain-vpAZWLDWJY.jpg Neymar Jr dan Kylian Mbappe. (Foto: Instagram/@psg)

PARIS – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, mengecam jadwal pertandingan yang padat pada musim ini. Menurutnya, kondisi tersebut bisa membunuh para pemain karena bakal menguras energi mereka secara berlebihan.

Khususnya, kondisi ini diakui Tuchel akan sangat berdampak kepada pemain terhebat di tim. Kehadirannya yang penting akan membuat perannya sangat diperlukan di setiap pertandingan.

Dengan kondisi jadwal pertandingan yang begitu padat, pemain ini pun bisa terancam tak mendapat waktu istirahat yang cukup. Dampaknya, kinerjanya bisa menurun saat beraksi di atas lapangan. Bahkan, bukan tidak mungkin cedera bakal menghantui mereka.

Penampilan PSG

PSG sendiri sudah kehilangan beberapa pemain andalannya karena didera cedera. Teranyar, cedera menghantui Neymar Jr. Ia mengalami masalah pada otot paha saat menjalani laga kontra Istanbul Basaksehir di Liga Champions 2020-2021.

BACA JUGA: Kean dan Mbappe Bantu PSG Pesta Gol ke Gawang Dijon

Tepatnya pada menit ke-26, Neymar mulai mengalami masalah itu. Beruntung, PSG masih bisa memetik kemenangan dengan skor 2-0. Tetapi, PSG terancam kehilangan penyerang asal Brasil itu dalam waktu yang lama.

Tuchel menyatakan bahwa Neymar baru bisa merumput kembali usai jeda internasional pada pertengahan November. Tak hanya merugikan PSG, tetapi juga Timnas Brasil yang akan melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia pada bulan depan.

PSG sendiri memang diketahui dihadapkan dengan jadwal yang padat. Raksasa asal Prancis itu akan melakukan lawatan ke markas Nantes pada Minggu 1 November 2020 dini hari WIB dalam pekan kesembilan Ligue 1.

Laga kontra Nantes sendiri menjadi pertandingan kelima mereka dalam 16 hari terakhir. Setelah jumpa Nantes, PSG akan menghadapi RB Leipzig pada 5 November dan Rennes pada 8 November 2020 sebelum akhirnya memasuki jeda internasional. Setelah itu, para penggawa PSG akan kembali menjalani 10 pertandingan dalam durasi 20 November dan akhir tahun.

"Kami akan membunuh para pemain. Itulah yang selalu saya katakan. Kami akan membunuh mereka karena ada kaitan penting antara persiapan, performa, dan istirahat," ujar Tuchel, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (31/10/2020).

Neymar Jr

"Dalam sepakbola, itu selalu dialami pemain terhebat karena mereka akan selalu bermain untuk negara mereka. Mereka bermain selama istirahat, mereka bepergian, dan itu terlalu banyak menurut saya,” lanjutnya.

“Mereka tidak memiliki fase pemulihan untuk memungkinkan mereka kembali dan fase persiapan. Ini bukan rahasia, itu terjadi dalam olahraga. Persiapan memengaruhi cedera dan performa.
Tanpa persiapan, pemain lebih rapuh dan sulit dikendalikan. Ini bukan alasan, ini kebenaran. Kami akan mencari solusi dan saya berharap kami akan menemukannya,” tukas Tuchel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini