KIEV – Hanya satu angka yang berhasil dibawa pulang Inter Milan dari lawatan ke Kiev untuk menghadapi tuan rumah Shakhtar Donetsk. Walau bermain imbang 0-0, Pelatih Inter Milan Antonio Conte tetap puas dengan perjuangan keras anak asuhnya.
Laga di Stadion Olimpiyskiy itu seakan menjadi milik Inter Milan. Nerazzurri mendominasi sepanjang 90 menit pertandingan. Romelu Lukaku dan kawan-kawan bahkan mencatatkan sejumlah peluang untuk emas untuk mencetak gol.
Akan tetapi, angka penuh gagal dibawa pulang Inter Milan ke Italia berkat penampilan gemilang kiper belia Shakhtar Donetsk, Anatoliy Trubin. Penjaga gawang berusia 19 tahun itu mementahkan setidaknya empat percobaan tepat sasaran dari tim tamu.
Baca juga: Shakhtar Donetsk vs Inter Milan Berakhir Tanpa Gol

Walau hanya membawa pulang satu angka, Antonio Conte tidak terlalu kecewa. Sebab, Inter Milan mampu menunjukkan mentalitas yang tepat. Apalagi, anak asuhnya mampu bermain dengan intensitas tinggi serta mendominasi jalannya pertandingan.
“Kami bermain dengan intensitas yang tepat, dengan komitmen yang tepat, sebagai tim besar. Kami mendominasi dan kurang beruntung. Kami mendapat beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi jangan lupa Shakhtar punya kualitas teknis yang penting. Mentalitas kami cukup bagus,” ujar Antonio Conte selepas pertandingan, dikutip dari Football Italia, Rabu (28/10/2020).
“Dalam pertandingan lain, kami hanya menunggu kesempatan serangan balik untuk mencetak gol. Hari ini, hal sebaliknya terjadi dan itu adalah perubahan yang bagus. Dari sudut pandang ini, saya tidak bisa tidak puas,” imbuh arsitek tim berkebangsaan Italia itu.
Tentu saja, hasil imbang 0-0 itu berbanding terbalik dengan laga serupa di Semifinal Liga Eropa 2019-2020, Agustus lalu. Kala itu, La Beneamata sukses menghancurkan Shakhtar Donetsk dengan skor telak 5-0. Menurut Antonio Conte, lawan berhasil mematikan timnya dengan cara yang sama ketika menang 3-2 atas Real Madrid.
“Saya menonton pertandingan mereka melawan Real Madrid pekan lalu. Mereka melakukan hal serupa hari ini. Shakhtar menunggu dengan sistem 6-3-1, tetapi berhasil mencetak tiga gol dan menang,” lanjut Antonio Conte.
“Hari ini, kami mengkreasi banyak peluang gol. Sementara di Liga Eropa, kami berhasil memanfaatkan peluang-peluang itu. Hanya itu bedanya,” tukas pelatih berusia 51 tahun itu.
Dengan hasil tersebut, Shakhtar Donetsk memimpin grup B dengan nilai empat dari dua laga. Sedangkan Inter Milan, berada di posisi tiga dengan koleksi dua angka. Nilai tersebut sama dengan yang dikemas Borussia Monchengladbach setelah diimbangi Real Madrid. Posisi buncit dihuni Los Blancos dengan satu poin.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.