Rashford Ungkap Cara Man United Jinakkan PSG

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 261 2297084 rashford-ungkap-cara-man-united-jinakkan-psg-FTJptZzm31.jpg Marcus Rashford. (Foto/UEFA)

PARIS – Marcus Rashford mengungkapkan cara Manchester United berhasil menjinakkan Paris Saint-Germain (PSG) saat melawat ke markas mereka, Stadion Parc des Princes, di fase Grup H Liga Champions 2020-2021. Laga itu berlangsung pada Rabu (21/10/2020) dini hari WIB.

Pada laga tersebut, Man United berhasil menang dengan skor 2-1. Bahkan, tim tuan rumah tidak berhasil mencetak gol melalui pemainnya ke gawang Man United yang dijaga David De Gea.

Foto/UEFA

Man United mendapat peluang besar setelah Anthony Martial dijatuhkan di kotak terlarang. Bruno Fernandes yang menggantikan Harry Maguire sebagai kapten Man United, maju sebagai algojo. Namun, sepakannya berhasil ditepis oleh Keylor Navas.

Baca juga: Solskjaer: Man United Pantas Menang atas PSG

Hanya saja, wasit melihat Navas melanggar aturan. Kaki kiper Timnas Kosta Rika itu tidak menginjak garis gawang sebelum bola meluncur. Dengan begitu, Man United mendapat kesempatan kedua.

Fernandes pada kesempatan kedua tendangan penalti itu pun berhasil membobol gawang Navas. Dia mengubah skor Man United pada menit ke-23 menjadi unggul 1-0.

Pada pertengahan babak kedua, skor berubah imbang. Namun, gol tidak dicetak oleh pemain PSG. Gol bermula dari sepakan pojok yang ditendang Neymar. Anthony Martial yang mencoba menyundul justru salah membuang bola hingga masuk ke jaring De Gea di menit ke-55.

Rashford menjadi pahlawan pada laga itu. Tiga menit berselang, kecepatannya berhasil memperdaya Abdou Diallo hingga dia melepaskan tembakan yang tak mampu ditepis Navas. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga.

Rashford menjelaskan mengapa Man United mampu menang atas PSG. Ia mengungkapkan bahwa timnya selalu menjaga intensitas tetap tinggi.

Foto/Man United

"Kadang-kadang sulit, terutama di saat-saat terakhir itu sulit," ujar Rashford, mengutip dari laman Man United, Rabu (21/10/2020).

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami menjaga intensitas tetap tinggi. Terkadang, kami harus bertahan sangat dalam. Mereka memiliki beberapa pemain luar biasa, Neymar, Mbappe, Di Maria,” tutur Rashford.

“Anda tahu, (ketiganya) pemain yang bisa memainkan bola ke depan. Dalam pertahanan rendah itu sulit, tetapi bek sayap (kami) bertahan luar biasa. Saat Anda bertahan seperti itu, satu lawan satu (menjadi hal yang) kami bisa melakukan," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini