Girangnya Mason Mount Jadi Penentu Kemenangan Inggris atas Belgia

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 51 2292178 girangnya-mason-mount-jadi-penentu-kemenangan-inggris-atas-belgia-8z5oBNa0pe.jpg Mason Mount. (Foto: UEFA)

LONDON – Gelandang Tim Nasional (Timnas) Inggris, Mason Mount, merasa begitu bahagia lantaran berhasil memainkan peran besar dalam kemenangan atas Belgia di UEFA Nations League 2020-2021. Ia pun menyebut momen ini sebagai pencapaian yang istimewa.

Mount memang memainkan peran besar dalam kesuksesan Inggris mengalahkan Belgia di matchday ketiga Grup 2 UEFA Nations League musim ini. Ia mencetak gol yang menentukan kemenangan The Three Lions –julukan Timnas Inggris.

Laga Inggris vs Belgia

Gol itu tepatnya dicetak Mount pada menit ke-64. Gelandang yang juga memperkuat Chelsea itu berhasil memanfaatkan umpan apik dari Kieran Trippier hingga menjebol gawang Belgia yang dikawal Simon Mignolet.

BACA JUGA: Belgia Kalah Tipis dari Inggris, Ini Dalih Roberto Martinez

Berkat golnya, Inggris memastikan diri merebut poin penuh atas Belgia. Sebab, laga yang berlangsung di Stadion Wembley, pada Minggu 11 Oktober 2020 malam WIB berakhir dengan skor 2-1.

Satu gol lain Timnas Inggris dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-39. Ditunjuk sebagai eksekutor penalti, Rashford berhasil menunjukkan kinerja yang apik hingga menyarangkan bola ke gawang Belgia. Sementara itu, satu gol Belgia dicetak oleh Romelu Lukaku (16’).

Mendapati hasil ini, Mount tentu saja merasa sangat senang. Ia menganggap pencapaian ini begitu istimewat karena merupakan gol pertamanya di Stadion Wembley. Terlebih, golnya juga telah menjadi penentu kemenangan di laga yang dianggapnya sulit itu.

"Merupakan pencapaian istimewa untuk mencetak gol pertama saya di Wembley. Saya menemukan diri saya berada dalam sedikit ruang dan hanya ada satu hal dalam pikiran saya. Saya harus menerimanya,” ujar Mount, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Senin (12/10/2020).

Mason Mount

“Mereka menduduki peringkat pertama di dunia dan memasuki pertandingan, kami siap untuk pertarungan mental itu. Pertandingan ini tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental. Kami mencoba tetap kuat di belakang dan menciptakan peluang di mana tidak banyak yang bisa Anda ciptakan,” lanjutnya.

"Kami mencoba untuk membatalkan mereka sebanyak yang kami bisa dan benar-benar berusaha untuk bekerja keras. Keluar di babak kedua, mencoba untuk mengatasi masalah yang kami hadapi di babak pertama, saya pikir kami melakukan itu,” tukas gelandang berusia 21 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini