MUSIM kompetisi sepakbola 2020-2021 sudah berjalan dalam beberapa peka. Sejumlah klub mendatangkan pemain atau mempernanenkan pemain pinjaman demi memperkuat skuad mereka.
Namun, di antara mereka ada yang langsung bisa beradaptasi dengan tim atau gaya permainan sepakbola di negara klubya. Hanya saja, ada juga pesepakbola yang kesuitan saat menjalani debut, mungkin karena tidak terbiasa dengan permainan liga yang berbeda.
Berikut lima pesepakbola yang diprediksi akan mengalami kesulitan bersinar di kompetisi musim ini,menyadur Sportskeeda:
5. Kai Havertz
Kai Havertz adalah salah satu masa depan dan mungkin merupakan investasi besar Chelsea. Dia mencetak hattrick untuk The Blues di Piala Liga Inggirs, namun lawan mereka tim lemah dari divisi kedua Liga Inggris, Barnsley.

Gelandang serang ini direkrut dari klub Jerman Bayer, Leverkusen dengan nilai transfer 72 juta pounds atau sekira Rp1,37 triliun. Kedatangannya terlihat menjanjikan sebelum memainkan laga.
Namun, dalam dua pertandingan di Liga Inggris, pemain berusia 21 tahun ini terlihat payah. Dia salah mengoper bola hingga sering kalah saat merebut bola.
Baca juga: 5 Pemain yang Sukses di 3 Kompetisi Elite Eropa
Havertz sendiri mengakui bahwa dia membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan permainan Liga Inggris. Dia beralasan, kurang latihan bersama Chelsea penyebab permainannya tidak maksimal.
"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, sangat sulit karena saya liburan panjang, dan hanya berlatih lima atau enam hari bersama tim," kata Havertz setelah debutnya di Chelsea.
4. Alexis Sanchez
Alexis Sanchez adalah pesepakbola yang brilian. Itu dulu saat dia di Arsenal. Namun, ketika dia pindah ke Manchester United, pemamin asal Cile ini melempem.

Dia pun dipinjamkan ke klub Italia, Inter Milan. Lagi-lagi, jasanya kurang maksimal di bawah asuhan Antonio Conte.
Dalam 32 pertandingan dengan status pinjaman di Inter, Sanchez hanya mencetak empat gol. Sepertinya, masa kejayaan Sanchez seperti di Arsenal sudah habis. Dia sulit bangkit untuk menemukan performa terbaiknya.
3. Dele Alli
Dele Alli, pernah disebut-sebut sebagai salah satu prospek paling menjanjikan untuk Tottenham Hotspur. Namun, sang pemain belum prediksi tersebut karena dia menjadi pemain yang tidak konsisten.

Kini, Alli sebenarnya bisa jadi keluar dari klub setelah kedatangan Gareth Bale. Trio penyerang Bale, Harry Kane dan Son Heung-Min bisa disiapkan Jose Mourinho sebagai andalan di musim ini. Akankah Alli ingin menjadi pemain bertahan, banyak pihak meragukannya.
Dia bisa memikat banyak klub lain. Namun, apakah dia bisa langsung beradaptasi dengan klub barunya. Sementara di Spurs, dia kemungkinan akan menjadi penghuni tetap bangku cadangan.
2. Luka Jovic
Luka Jovic masih berjuang menjadi pemain utama Real Madrid. Pada laga pembuka Real Madrid melawan Real Sociedad di La Liga Spanyol, dia tidak dimainkan pelatih Zinedine Zidane. Bakatnya yang apik saat bermain di Eintracht Frankfurt tak keluar selama bermain di Spanyol.

Musim lalu, Real Madrid saat memenangkan liga, Jovic hanya mencetak dua gol dalam 27 pertandingan.. Tampaknya dia akan kembali berjuang lagi untuk musim ini, kecuali ada perubahan dari Zidane.
1. Mesut Ozil
Mesut Ozil adalah kisah yang luar biasa dan tragis. Pernah menjadi pemenang Piala Dunia bersam Timnas Jerman dan kesayangan publik Stadion Emirates, dia kini tak pernah tampil tim utama Arsenal.

Ozil pernah mengungkap dia kesal dengan klub karena mengesampingkan perjuangan dia membela muslim Uighur. Salah satu buktinya, klub melalui akun media sosial di China, menyatakan bahwa komentar Ozil soal Uighur tidak terkait Arsenal.
Tampaknya pemain dengan gaji 350 ribu atau sekira Rp6,6 miliar per pekan itu akan menjalankan kontraknya di musim ini dengan jarang tampil atau tidak sama sekali tampil?
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.