Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legenda Liverpool Ungkap Kelemahan Lini Tengah Man United

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Selasa, 22 September 2020 |16:29 WIB
Legenda Liverpool Ungkap Kelemahan Lini Tengah Man United
Bruno Fernandes. (Foto/Twitter)
A
A
A

MANCHESTER – Legenda Liverpool, Jamie Carragher menjelaskan bahwa formasi di lini tengah Manchester United bisa menjadi kelemahan besar mereka di musim ini. Eks bek tengah The Reds tersebut merasa trio lini tengah Setan Merah akan menjadi pengganjal Man united berprestasi di musim kompetisi 2020-2021

Man United sejauh ini baru mendatangkan satu pemain. Manajemen berhasil mendapatkan Donny van de Beek dari Ajax dengan nilai transfer 40 juta pounds atau sekira Rp785 miliar dengan durasi kontrak selama lima tahun.

Foto/Man United

Pemain asal Belanda itu datang sebagai gelandang, yang semakin membuat lini tengah Man United bertumpuk. Pasalnya, Man United telah memiliki Fred, Paul Pogba, Bruno Fernandes, Scott McTominay, Nemanja Matic.

Baca juga: Agen Ungkap Alasan Bale Terima Pinangan Tottenham, Bukan Man United 

Namun, De Beek merupakan gelandang serba bisa. Dia bisa diberi peran sebagai gelandang bertahan, gelandang serang atau gelandang serang-bertahan atau box-to-box.

Saat kedatangan De Beek, sektor tengah Man United diprediksi akan menjadi yang terkuat. Pemain berusia 23 tahun itu akan berkolaborasi bersama Pogba dan Pogba mengatur ritme jantung Man United.

Namun, saat laga perdana Liga Inggris 2020-2021, Man United menelan kekalahan memalukan. Mereka kalah dari tamunya Crystal Palace dengan skor 3-1.

"Menjelang akhir musim lalu United bermain sangat baik dan mereka akan kembali seperti itu," kata Carragher kepada Sky Sports.

"Saya tidak yakin tim yang sekarang menjadi tim yang akan memainkan penguasaan bola. Sejak Fernandes masuk, Pogba berada di lini tengah, semakin banyak penguasaan bola yang Anda miliki, semakin besar peluang Anda mendapatkan serangan balik,” lanjut dia.

"Anda memiliki Van de Beek di No 10 (gelandang serang), Fernandes kembali. Saya pikir tim itu akan terlalu mudah mendapatkan serangan balik," kata Carragher.

Foto/Man United

Pemikiran Carragher mungkin bisa benar jika membandingkan saat Man United melawan Palace. Tim tamu meraih gol-golnya lewat skema serangan balik, yang membuat Setan Merah kedodoran.

"Crystal Palace bagus sebagai tim yang melakukan serangan balik tetapi tidak memiliki kualitas yang dimiliki beberapa tim papan atas di bagian atas lapangan," tambah Carragher.

"Dan jika saya terbukti salah, saya akan datang ke acara ini dan berkata demikian, tetapi bagi saya, dengan kecepatan di bek tengah dan betapa terbukanya mereka di lini tengah.Manchester United akan menghadapi masalah untuk menghentikan tim yang melakukan serangan balik," demikian prediksi Carragher.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement