TURIN – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, sukses di percobaan pertamanya sebagai juru taktik Bianconeri –julukan Juventus. Menghadapi Sampdoria di pekan perdana Liga Italia 2020-2021, Juventus menang 3-0.
Gol-gol Juventus dalam laga kontra Sampdoria dilesakkan Dejan Kulusevki pada menit 13, Leonardo Bonucci (78’) dan Cristiano Ronaldo (88’). Dalam kemenangan dini hari tadi, Pirlo menurunkan formasi awal 3-4-1-2.

Penjaga gawang ditempati Wojciech Szczensy, kemudian tiga bek sejajar diisi Danilo Luiz, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Kemudian, posisi wing back ditempati Juan Cuadrado (kanan) dan pemain muda Gianluca Frabotta (kiri).
Sementara itu, Adrien Rabiot dan Weston McKennie bertugas sebagai gelandang tengah, mendukung playmaker Aaron Ramsey. Ramsey yang mentas di posisi playmaker menyokong dua ujung tombak kembar yang ditempati Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski.
Namun, dalam praktiknya formasi 3-5-2 bisa berubah menjadi 5-4-1. Cuadrado dan Frabotta bisa mundur ketika Juventus mendapat serangan. Kemudian, Kulusevski membentuk empat gelandang sejajar bersama Ramsey, McKennie dan Rabiot.
BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Cetak Gol di Laga Juventus vs Sampdoria, Cocok dengan Strategi Pirlo?
Untuk posisi ujung tombak, tidak lain dan tidak bukan ditempati Cristiano Ronaldo. Pola ini membuat Juventus mendominasi pertandingan hingga 66 persen! Tercatat dari enam shot on target yang dibuat, tiga di antaranya masuk ke gawang Sampdoria kawalan Emil Audero.
Sekarang yang jadi pertanyaan, akankah formasi ini akan dipertahankan saat Juventus berhasil mendaratkan Edin Dzeko dari AS Roma? Sekadar informasi, Juventus selangkah lagi mendapatkan jasa Dzeko setelah ditebus seharga 15 juta euro.