Solskjaer Nilai Penalti Crystal Palace Terlalu Kejam

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 45 2280654 solskjaer-nilai-penalti-crystal-palace-terlalu-kejam-VGeqTyQQHp.jpg Wasit Martin Atkinson menengok VAR (Foto: Man United)

MANCHESTER – Manchester United harus menanggung malu pada laga pembuka mereka di Liga Inggris 2020-2021 kontra Crystal Palace. Sebab, Setan Merah takluk dengan skor 1-3 dari tamunya, Minggu (20/9/2020) dini hari WIB. Gol kedua tim tamu yang berasal dari titik penalti membuat Manajer Ole Gunnar Solskjaer kecewa berat.

Petaka sudah menghantui Man United ketika gawang David de Gea dijebol Andros Townsend pada menit ketujuh. Bayang-bayang kekalahan 1-2 musim lalu di tempat yang sama, langsung menggelayut di benak Harry Maguire dan kawan-kawan.

Benar saja, pada menit 72, Victor Lindelof dinyatakan handball di kotak terlarang. Eksekusi pertama yang dilakukan Jordan Ayew sempat ditepis David de Gea. Namun, penalti harus diulang karena kaki kiper asal Spanyol itu tidak menapak tepat di garis gawang ketika bola ditendang.

Baca juga: Man United Dipermalukan Crystal Palace, Solskjaer Enggan Salahkan Waktu Persiapan yang Mepet

David de Gea mampu menepis eksekusi Jordan Ayew (Foto: Man United)

Secara aturan, apa yang dilakukan David de Gea memang membuat penalti harus diulang. Wasit Martin Atkinson sudah bertindak dengan benar. Menurut Ole Gunnar Solskjaer, penalti yang diberikan terhadap handball Victor Lindelof seharusnya tidak perlu.

“Buat saya, itu bukan penalti. Itu sungguh kejam. Lalu David melakukan penyelamatan hebat dan kemudian ada keputusan kejam lainnya,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, dilansir dari laman resmi Man United, Minggu (20/9/2020).

“Itu mungkin tepat jika Anda mengikuti aturan karena kakinya mungkin 1 inci di luar garis. Namun, siapa tahu yang akan terjadi berikutnya. Lagipula, itu bukan keputusan yang membuat kami kalah,” imbuh pria berkebangsaan Norwegia itu.

Gol tersebut membuat kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Crystal Palace. Man United sempat memperkecil skor lewat kaki Donny van de Beek pada menit 80. Sayangnya, anak asuh Roy Hodgson mampu mencetak gol ketiga berkat Wilfried Zaha.

Ole Gunnar Solskjaer lantas menyebut kekalahan itu tidak terlepas dari minimnya persiapan yang dijalani David de Gea dan kawan-kawan. Dibandingkan Crystal Palace, Man United memang baru sekali tampil di laga kompetitif.

Wilfried Zaha dan kolega setidaknya sudah tampil dua kali sebelum jumpa Man United, satu di Liga Inggris, dan satu lagi di tengah pekan pada ajang Piala Liga Inggris. Hal itu membuat mereka lebih panas dibandingkan Man United yang baru memulai perjalanan.

Pun begitu, Ole Gunnar Solskjaer tidak mau berdalih kurangnya waktu persiapan sebagai penyebab kekalahan. Menurutnya, risiko itu sudah diketahui semenjak mereka melaju hingga Semifinal Liga Eropa 2019-2020 pada Agustus lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini