5 Kapten Terbaik Man United Sepanjang Sejarah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 45 2274362 5-kapten-terbaik-man-united-sepanjang-sejarah-PTX8BS6K6y.jpg Sir Bobby Charlton jadi kapten Man United pada dekade 1950-1960 (Foto: Twitter/@ManUtd)

MANCHESTER United harus diakui sebagai salah satu klub terbesar, tidak hanya di Inggris, tetapi juga Eropa, bahkan dunia. Lemari trofi Setan Merah memiliki koleksi terlengkap dari semua kompetisi yang pernah diikuti. Gelimang trofi itu tentu tidak bisa diraih tanpa pemimpin yang hebat.

Pemimpin yang dimaksud di sini bukan lah manajer (pelatih), melainkan kapten tim. Manajer memang berperan penting dalam memilih tim serta strategi, tetapi kapten kesebelasan juga tidak kalah penting. Sebab, mereka adalah kepanjangan tangan sang manajer di atas lapangan hijau.

Baca juga: 3 Pemain Segera Didatangkan Manchester United, Siapa Saja?

Sepanjang 118 tahun berdiri, Man United dikaruniai sejumlah kapten yang tidak hanya hebat, tetapi juga kharismatik. Berikut adalah lima orang kapten terhebat Man United sepanjang sejarah, dikutip dari Sportskeeda, Selasa (8/9/2020).

5. Eric Cantona

Pesepakbola berkebangsaan Prancis ini merupakan kepingan terakhir dari puzzle yang dibentuk Alex Ferguson pada dekade 1990-an. Karakternya yang berani, sangat pantas untuk diberikan jabatan kapten tim. Banyak yang beranggapan, fondasi kesuksesan Man United era 1990-an diletakkan oleh Eric Cantona.

Ia memang baru menjabat sebagai kapten kesebelasan pada 1996-1997. Namun, Cantona mencatat sejarah sebagai kapten kesebelasan pertama di luar Inggris Raya yang menjadi juara Liga Inggris. Kendati hanya semusim menjadi kapten, karena pensiun pada 1997, King Eric meninggalkan warisan yang luar biasa.

Eric Cantona hanya semusim mengapteni Man United (Foto: UEFA)

4. Roger Byrne

Pada dekade 1950-an, Man United dikenal berkat ‘Busby Babes’, julukan untuk sekumpulan anak muda yang menjadi andalan Matt Busby. Kelompok hebat itu dikapteni oleh pemain bernama Roger Bryne. Kharismanya tidak terbantahkan. Ia memimpin tim pada 1955-1958.

Pria berkebangsaan Inggris itu sedikit banyak merevolusi peran fullback menjadi lebih menyerang. Selama masa jabatannya, Roger Byrne membantu klub memenangi dua gelar Liga Inggris pada 1955-1956 dan 1956-1957. Sayangnya, nyawanya melayang pada Tragedi Munich.

3. Sir Bobby Charlton

Sosok yang satu ini tidak hanya menjelma sebagai legenda klub, tetapi juga Inggris. Bobby Charlton sudah menjadi rebutan sejumlah klub ketika usia remaja. Beruntung, Man United berhasil mendapatkan tanda tangannya pada 1956.

Bobby Charlton lantas mencatatkan 758 penampilan dan sempat menjadi top skor sepanjang masa Man United dengan 249 gol. Tragedi Munich pada 6 Februari 1958 sempat membuatnya berpikir untuk pensiun, tetapi Sir Matt Busby lantas membujuknya kembali dan sisanya adalah sejarah.

Bryan Robson dijuluki Captain Marvel (Foto: Twitter/@ManUtd)

2. Bryan Robson

Didatangkan pada 1981 atau ketika Man United masih dalam periode semenjana, Bryan Robson langsung didapuk sebagai kapten pada 1983. Ia memimpin tim selama 11 tahun ke depan hingga mendapat julukan Captain Marvel.

Kegigihannya di atas lapangan membuat Bryan Robson terus memegang jabatan kapten hingga Alex Ferguson datang pada 1986. Torehan trofinya memang tidak banyak, yakni dua Piala FA, satu Piala Winners, dan dua Liga Inggris. Namun, kiprahnya berhasil menginspirasi generasi berikut di Man United.

1. Roy Keane

Sosok petarung sejati yang tidak segan menghantam lawan. Roy Keane selamanya akan dikenang sebagai kapten tersukses Man United. Karakternya keras, tanpa kompromi, dan tidak jarang berani mengkritik rekan setim. Namun, ketika di atas lapangan, ia menjelma menjadi sosok pelindung bagi rekan-rekannya.

Roy Keane merupakan kunci sukses Man United (Foto: Premier League)

Pria berkebangsaan Republik Irlandia ini adalah kapten Man United setelah ditinggal Eric Cantona pada 1997. Ia sekaligus menjadi kapten dengan deretan trofi terbanyak di Setan Merah. Keano menyumbangkan sembilan trofi Liga Inggris sepanjang masa baktinya, plus satu raihan treble winners pada 1998-1999.

Sayangnya, karakter yang tanpa kompromi itu, membuat Roy Keane terlibat perselisihan dengan Sir Alex Ferguson. Ia meninggalkan Man United pada 2005 dengan ukiran 480 penampilan dan 51 gol. Keano akan selalu dikenang sebagai salah satu jenderal lapangan terbaik Man United.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini