LONDON – Legenda Chelsea, Ashley Cole, meyakini bahwa kehadiran Timo Werner dan Hakim Ziyech bakal membantu perkembangan para pemain muda mantan klubnya tersebut. Terlebih Cole menilai bahwa Werner dan Ziyech punya segudang pengalaman untuk mereka berikan kepada para pemain muda Chelsea di musim 2020-2021.
Sebagaimana diketahui, Chelsea memang sudah berhasil mendaratkan dua pemain anyar di bursa transfer musim panas 2020. Ya, manajemen The Blues –julukan Chelsea– telah berhasil mengamankan jasa Werner dan Ziyech.
Werner sendiri direkrut oleh Chelsea dari RB Leipzig dengan mahar mencapai 53 juta euro atau sekira Rp937 miliar. Sementara Ziyech direkrut oleh manajemen klub asal London Barat tersebut dari Ajax Amsterdam dengan nilai transfer mencapai 40 juta euro atau sekira Rp707 miliar.

Kehadiran Werner dan Ziyech pun diyakini bakal jadi tambahan amunisi yang positif bagi Chelsea. Pasalnya selain mereka kembali tampil di Liga Champions, Chelsea juga berharap bisa merusak dominasi Liverpool dan Manchester City di kompetisi domestik pada musim depan.
Baca Juga: Thiago Silva Setujui Kontrak Dua Tahun dengan Chelsea
Cole juga memandang kehadiran Werner dan Ziyech di Stamford Bridge bakal memberikan dampak positif untuk para pemain muda. Cole menilai Werner dan Ziyech bisa berbagi pengalamannya kala tampil di Liga Champions kepada para pemain-pemain muda yang mendominasi skuad Chelsea saat ini.
“Meski para pemain baru yang datang masih berusia cukup muda, mereka berpengalaman bermain di Liga Champions, mereka merupakan bintang dari tim mereka,” ucap Cole, seperti disadur dari Football London, Selasa (25/8/2020).
“Mereka bisa memberikan kepemipinan baik di luar dan di dalam lapangan. Pasalnya kami memiliki banyak pemimpin ketika saya masih bermain di sini,” sambung mantan pemain Arsenal, AS Roma, dan LA Galaxy tersebut.
“Mereka memberikan contoh tak hanya dengan berbicara, tetapi dengan kaki mereka, yang saya rasa lebih penting. Orang bisa berbicara. Mudah untuk berbicara, tetapi ketika Anda mendukungnya dengan performa berkualitas, itulah yang membuat perbedaan.”
Baca Juga: Usaha Chelsea Tak Sia-Sia, Leverkusen Akhirnya Mau Lepaskan Kai Havertz
“Sejak Frank berada di sini, dan dengan hukuman larangan transfer, para pemain muda mendapat sedikit dorongan dan membakar beberapa dari mereka. Sekarang, mereka mulai melihat cahaya dari ujung lorong.”
“Siapa yang tahu apa yang akan terjadi jika Chelsea tak mendapat sanksi? Namun, menjadi manajer Chelsea memiliki tekanan berat. Sang pemilik klub ingin juara. Dia pernah merasakan juara dan dia ingin melakukannya lagi, jadi siapa pun manajernya akan berada dalam tekanan,” tutupnya.
(Ramdani Bur)