Pirlo Sempat Tidak Tertarik Berkarier sebagai Pelatih

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 47 2260990 pirlo-sempat-tidak-tertarik-berkarier-sebagai-pelatih-usSUOUjsGV.jpg Andrea Pirlo pernah menyatakan tidak tertarik jadi pelatih (Foto: Juventus)

TURIN – Juventus resmi menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih anyar untuk musim 2020-2021. Pria berkebangsaan Italia itu diikat dengan kontrak selama dua tahun hingga Juni 2022. Walau sudah mengantongi lisensi kepelatihan, Andrea Pirlo ternyata pernah mengaku tidak tertarik berkarier menjadi seorang juru taktik.

Karier gemilang dijalani Andrea Pirlo semasa aktif bermain pada dekade 2000 hingga pertengahan 2010. Setelah gantung sepatu pada 2017, pria kelahiran Brescia itu lantas mengambil lisensi kepelatihan di Coverciano, tempat pelatih-pelatih kenamaan Italia digembleng, pada September 2018.

Usai mendapat lisensi A UEFA, Andrea Pirlo tidak langsung melatih. Ia justru baru mendapatkan tawaran melatih dari Juventus pada 30 Juli 2020 untuk tim U-23. Kariernya langsung melesat ketika sepekan kemudian, justru ditunjuk sebagai pelatih tim utama Juventus menggantikan Maurizio Sarri.

Baca juga: Beredar Video Pirlo Permalukan Ronaldo dalam Pertandingan

Andrea Pirlo mengagumi jiwa pemenang Antonio Conte

Menariknya, Andrea Pirlo pernah menyebut tidak tertarik untuk berkarier menjadi pelatih. Menurut pengakuannya, memiliki gaya hidup yang dekat dengan pemain sepakbola sudah cukup dijalani semasa aktif merumput.

“Saya tidak akan bertaruh satu sen pun soal kemungkinan saya menjadi pelatih. Bukan pekerjaan yang menarik buat saya. Saya sudah puas merasakan hidup seperti itu, dan di masa depan, saya ingin kembali memiliki privasi,” ujar Andrea Pirlo dalam buku autobiografinya yang berjudul Penso Quindi Giocco yang terbit di Italia pada 2013.

Dalam kalimat selanjutnya, pria yang kini berusia 42 tahun itu, menyebut hanya ada satu Antonio Conte dan juga Marcelo Lippi. Ya, dalam bab-bab lain di buku tersebut, Andrea Pirlo memang mengungkap kekagumannya terhadap Antonio Conte yang berjiwa pemenang serta Marcelo Lippi.

Andrea Pirlo memang pernah merasakan tangan dingin Antonio Conte selama menjadi pemain Juventus pada 2011-2014. Sedangkan Marcelo Lippi menjadi pelatihnya pada 1999-2000 di Inter Milan serta Tim Nasional (Timnas) Italia pada Piala Dunia 2006. Kala itu, Lippi lah yang menyarankan Pirlo agar menimba ilmu sebagai pemain pinjaman di Reggina selama semusim.

“Andrea, demi kebaikanmu sendiri, pergi dan bermainlah di klub lain, setidaknya selama satu musim. Galilah pengalaman yang cukup untuk dirimu. Hal ini akan sangat bermanfaat untukmu, kau akan lihat sendiri,” tutur Marcelo Lippi kala itu.

Sayangnya, Marcelo Lippi dipecat Inter Milan pada awal musim 2000 ketika Andrea Pirlo kembali dari masa peminjaman. Ia mengaku bisa langsung cocok dengan sang pelatih meski baru saja bertemu.

“Sayang sekali Lippi harus pergi karena kami bisa dikatakan cocok. Kami saling memahami dengan cepat, walaupun faktanya kami baru saja bertemu. Saya benar-benar senang bisa bekerja sama dengannya,” tutup Andrea Pirlo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini