Share

Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Roberto Mancini Iri

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 47 2260059 pirlo-jadi-pelatih-juventus-roberto-mancini-iri-ghLhs6iV83.jpg Andrea Pirlo, pelatih anyar Juventus. (Foto: @Pirlo_Official)

ROMA – Pelatih Tim Nasional Italia, Roberto Mancini, iri ketika tahu Andrea Pirlo diangkat sebagai juru taktik Juventus, Mancio –sapaan akrab Mancini– iri karena Pirlo langsung dipercaya sebagai pelatih Juventus, di awal karier kepelatihannya.

Hal itu sangat berbeda dengan Mancio. Ketika beralih profesi menjadi pelatih pada 2001, Mancini hanya menangani Fiorentina yang saat itu berada di ambang kebangkrutan.

Roberto Mancini

(Mancini iri kepada Pirlo)

Bahkan karena Mancini hanya memberikan 14 poin dari 17 pertandingan awal Liga Italia 2001-2002, pelatih yang memberikan lima trofi Liga Italia bagi Inter Milan itu dipecat dari jabatan juru taktik. Singkat kata, di akhir musim La Viola –julukan Fiorentina– terdegradasi.

Kondisi di atas jauh berbeda dengan yang dialami Pirlo. Pelatih 41 tahun itu dipercaya menangani Juventus, klub yang dalam sembilan musim terakhir keluar sebagai kampiun Liga Italia.

“Pirlo beruntung. Ia memulai karier melatih dengan menangani tim terbaik. Sementara saya memulai dari bawah bersama Fiorentina, bukan dengan Juve,” kata Mancini mengutip dari Football Italia, Senin (10/8/2020).

BACA JUGA: Pirlo Datang, Juventus Jual 7 Pemain Sekaligus

Meski terkesan iri, Mancini yang membawa Manchester City juara Liga Inggris 2011-2012, memberi dukungan kepada Pirlo. Ia berharap Pirlo dapat sukses sebagai pelatih.

“Selalu ada momen pertama. Andrea baru saja membuka jalan barunya. Semoga beruntung untuk Pirlo,” lanjut Mancini.

Andrea Pirlo

Satu hal yang pasti, beban berat berada di pundak Pirlo. Pria yang identik dengan brewoknya tersebut tak hanya diminta membawa Juventus melanjutkan dominasi di Liga Italia, namun juga berjaya di Liga Champions.

Sekadar informasi, terhitung sejak 1995-1996, Juventus tak pernah lagi menjadi yang terbaik di ajang tersebut. Setelah 1995-1996, Juventus lima kali lolos ke final, namun selalu kalah.

Karena itu, menarik menanti kiprah Pirlo di musim pertama menangani Juventus. Hal itu termasuk pola apa yang digunakan Pirlo bersama Bianconeri –julukan Juventus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini