JAKARTA – Latihan perdana Tim Nasional (Timnas) Indonesia senior dan U-19 akhirnya digelar pada Jumat 7 Agustus 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. Manajer dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan anak asuhnya hanya akan menjalani latihan ringan saja sepanjang pekan ini.
Para pemain sesungguhnya sudah berkumpul di Jakarta sejak 23 Juli 2020. Tes swab sebagai bagian dari protokol kesehatan juga sudah dilakukan. Namun, latihan tidak kunjung digelar selama dua pekan terakhir dengan alasan menunggu hasil tes.
Sebetulnya, dalam jangka waktu tersebut ada dua kali jadwal latihan, yakni pada 25 Juli dan 1 Agustus 2020. Alih-alih berlatih, pemain dan ofisial timnas hanya beraktivitas di hotel saja. Penundaan tersebut menyebabkan sesi latihan tidak bisa berlangsung penuh.
Baca juga: Ketum PSSI Bantah Isu Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19

Shin Tae-yong mengatakan, sepanjang pekan ini anak asuhnya hanya akan melahap porsi latihan ringan. Akibat terlalu lama berada di hotel, kondisi para pemain pasti menurun. Mundurnya jadwal latihan tentu berdampak pada program yang sudah disusun sejak awal.
“Karena para pemain karantina sangat lama sekali di kamar masing-masing, kondisi badan pasti menurun. Jadi, kami tidak bisa latihan keras, tapi hanya sampai minggu ini saja, minggu depan latihan sudah normal,” ujar Shin Tae-yong, Sabtu (8/8/2020).
“Jujur memang roadmap yang dibuat sangat terpengaruh dengan keterlambatan ini, tapi kami akan menyusun dengan baik dan pasti tidak ada keterlambatan ke depannya,” imbuh pria berkebangsaan Korea Selatan itu.