5 Pemain Termahal dalam Sejarah Liga Inggris, Nomor 1 Tembus Rp1,7 Triliun

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 45 2257865 5-pemain-termahal-dalam-sejarah-liga-inggris-nomor-1-tembus-rp1-7-triliun-fbQe7S3wct.jpg Liverpool keluarkan 75 juta pounds untuk datangkan Van Dijk. (Foto: @VirgilvDijk)

LIGA Inggris disebut sebagai kompetisi domestik nomor wahid di Eropa. Penyematan itu keluar berdasarkan prestasi yang digapai klub-klub Negeri Ratu Elizabeth di kompetisi antarklub Eropa.

Musim 2018-2019 bisa menjadi pembuktian status di atas. Saat itu, baik finalis Liga Champions (Liverpool vs Tottenham Hotspur) dan Liga Eropa (Chelsea vs Arsena) berasal dari Inggris.

Kehadiran banyak pemain bintang disinyalir menjadi penyebab impresifnya performa tim-tim Negeri Ratu Elizabeth. Berhubung pemain bintang yang didatangkan, klub peminat mesti mengeluarkan uang yang banyak. Lantas, siapa saja pemain termahal dalam sejarah Liga Inggris?

Berikut 5 pemain termahal dalam sejarah Liga Inggris:

5. Nicolas Pepe (Arsenal, 72 juta pounds atau Rp1,38 triliun)

Nicolas Pepe

Arsenal memecahkan rekor transfer klub saat mendatangkan Pepe dari Lille pada musim panas 2019. Bersama Arsenal musim ini, winger berpaspor Pantai Gading itu tak bisa dikatakan gagal.

Dari 42 pertandingan di semua kompetisi, Pepe mengoleksi delapan gol dan 10 assist. Berkat bantuan dari Pepe juga, The Gunners –julukan Arsenal– keluar sebagai kampiun Piala FA 2019-2020 setelah di final menang 2-1 atas Chelsea.

4. Virgil van Dijk (Liverpool, 75 juta pounds atau Rp1,43 triliun)

Virgil van Dijk

Van Dijk merupakan salah satu alasan Liverpool memenangkan trofi Liga Champions dan Liga Inggris dalam dua musim terakhir. Sebab, semenjak Van Dijk datang, pertahanan Liverpool menjadi kukuh dan gelar demi gelar didapatkan publik Stadion Anfield.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang yang Terdegradasi, namun Bisa Kembali ke Liga Inggris Musim Panas 2020

Berkat performa apik bersama Liverpool, Van Dijk meraih trofi individu yang mungkin tak pernah dibayangkan bek berpaspor Belanda itu sebelumnya. Keberhasilan membawa Liverpool juara Liga Champions 2018-2019, membuat bek 29 tahun itu terpilih sebagai pemain terbaik Eropa 2018-2019.

3. Romelu Lukaku (Manchester United, 75 juta pounds atau Rp1,43 triliun)

Romelu Lukaku

Lukaku tampil gemilang di musim pertama membela Man United. Dari 34 pertandingan, Lukaku mengoleksi 16 gol. Berkat gol-gol dari penyerang berpaspor Belgia itu, Man United finis di posisi dua klasemen Liga Inggris 2017-2018.

Pergantian posisi pelatih Man United di pertengahan musim 2018-2019, juga tak menyurutkan ketajaman Lukaku. Di Liga Inggrs 2018-2019, Lukaku mencetak 12 gol dari 32 pertandingan. Namun, karena hubungan yang kurang baik dengan sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, Lukaku dilego ke Inter Milan pada musim panas 2019.

2. Harry Maguire (Manchester United, 80 juta pounds atau Rp1,53 triliun)

Maguire

Maguire berstatus sebagai pemain belakang termahal di Tanah Inggris. Status termahal itu membuat Maguire selalu memberikan yang terbaik bagi Setan Merah. Musim ini, Maguire pun tampil apik.

Bek yang digaet dari Leicester City itu membawa Man United finis di posisi tiga Liga Inggris, serta melaju ke semifinal Piala FA dan Piala Liga Inggris. Di Liga Eropa, Man United baru saja lolos ke perempatfinal setelah menang agregat 7-1 atas LASK.

1. Paul Pogba (Manchester United, 89 juta pounds atau Rp1,7 triliun)

Pogba

Pogba tercatat sebagai pemain termahal dunia ketika didatangkan Man United dari Juventus pada musim panas 2016. Hebatnya di musim pertama membela Man United, II Polpo –julukan Pogba– mengantarkan si Merah juara Liga Eropa dan Piala Liga Inggris 2016-2017.

Sayangnya setelah musim 2016-2017, performa Pogba tak kunjung membaik. Untuk musim ini, gelandang berpaspor Prancis itu memiliki motivasi tambahan semenjak Bruno Fernandes hadir di Stadion Old Trafford.

Semenjak Bruno Fernandes-Pogba bermain bareng di lapangan, Man United meraih hasil positif. Sekarang, Pogba membidik trofi Liga Eropa 2019-2020, mengingat Man United baru saja lolos ke perempatfinal ajang tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini