BEIRUT – Ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, pada Selasa 4 Agustus 2020 malam WIB telah memberi duka mendalam bagi banyak pihak. Hal tersebut pun turut dirasakan oleh insan di dunia sepakbola.
Berbagai pihak di dunia sepakbola, mulai dari pemain hingga klub-klub secara khusus mengutarakan rasa dukanya itu melalui unggahan di media sosial. Beberapa pemain yang melakukan hal tersebut ialah penyerang bintang Manchester City, Raheem Sterling, hingga penggawa andalan Liverpool, Mohamed Salah.

Mereka menuliskan pesan di media sosial yang menunjukkan rasa duka serta simpatinya atas peristiwa tragis tersebut. Sterling sendiri mengaku merasa sangat bersedih saat menyaksikan video kejadian ledakan di Lebanon.
BACA JUGA: Ledakan Besar di Beirut, Ada 1.447 WNI di Negara Tersebut, Bagaimana Kondisinya?
“Video dari Beirut membuat hari saya hancur. Doa untuk orang-orang yang terkena dampak di sana,” tulis Sterling di akun Twitter pribadinya, @sterling7.
Hal yang senada juga dilakukan Salah. Ia mengunggah foto bendera Lebanon sambil menuliskan pesan ‘Pray for Lebanon’. Foto itu diunggah Salah di akun Instagram pribadinya, @mosalah.
Dukacita atas tragedi di Lebanon juga diutarakan oleh sejumlah klub sepakbola top dunia, seperti Arsenal, Manchester City, Barcelona, hingga Paris Saint-Germain (PSG). Lewat akun media sosial resmi klub, pesan khusus disampaikan sembari mendoakan para korban di Lebanon agar tetap tegar dan kuat dalam menghadapi situasi ini.
“Doa kami tujukan kepada semua orang yang terkena dampak ledakan baru-baru ini di Beirut, Lebanon. Tetaplah kuat,” tulis pihak Manchester United di akun media sosial klub, @ManUtd.
“Belasungkawa dan dukungan kami untuk semua yang terkena dampak ledakan di Beirut. Hati kami bersama Anda,” tulis pihak Barcelona di akun media sosialnya, @FCBarcelona.
Our condolences and support to all those affected by the explosion in Beirut. Our hearts are with you. pic.twitter.com/tpkty76obM
— FC Barcelona (@FCBarcelona) August 4, 2020
Ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, memang diketahui telah menelan banyak korban jiwa. Sejauh ini, pihak pemerintah Lebanon mengabarkan sudah ada 70 warga yang tewas dan 2.700 orang terluka.
Ledakan itu sendiri diduga dipicu oleh tumpukan besar bahan kimia ammonium nitrat yang disimpan secara ilegal. Perdana Menteri (PM) Lebanon, Hassan Diab, pun menyatakan akan segera mencari pihak yang bertanggung jawab atas ledakan besar di kawasan Pelabuhan Beirut itu.
(Ramdani Bur)