Bikin Chant, Suporter Liverpool Siap Jadi Mualaf karena Mohamed Salah

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 51 2254939 bikin-chant-suporter-liverpool-siap-jadi-mualaf-karena-mohamed-salah-UBJ96NMh9f.jpg Penyerang Liverpool, Mohamed Salah (Foto: Liverpool/Twitter)

LIVERPOOL – Chant atau nyanyian dukungan dari para fans di tribun penonton sangat lumrah didengar pada setiap pertandingan sepakbola. Beberapa dari suporter klub bahkan menjadikan Chant sebagai identitas diri masing-masing.

Namun tidak hanya itu, para suporter setia biasanya juga punya chant atau nyanyian dukungan tersendiri untuk pemain-pemain kesayangan mereka. Seperti para fans Liverpool yang melakukan hal itu untuk Mohamed Salah.

View this post on Instagram

The Mo Salah Chant, Any Comments?

A post shared by Muslim Athletes (@muslimathletes) on

Uniknya, chant tersebut berisi sebuah kata-kata yang mengutarakan mereka ingin menjadi seorang muslim seperti Mohamed Salah. Nyanyian tersebut kerap terdengar ketika Salah menunjukkan penampilan impresif bersama skuad The Reds –julukan Liverpool.

Baca juga: Chamberlain Tak Suka Mo Salah Jiplak Gaya Rambutnya

“Mo Sa-lah lah lah lah.. Mo Sa-lah lah lah lah.. If he’s good enough for you. He’s good enough for me. If he score another few, Then i’ll be muslim too. If he’s good enough for you. He’s good enough for me. Sitting inthe Mosque that’s Where i wanna be,” terika para fans sambil bernyanyi dari tribun stadion.

Dalam nyanyian itu bahkan mereka mengatakan ingin menjadi seorang muslim seperti Salah dan ikut menghabiskan waktu lebih banyak di mesjid seperti Salah.Hal itu menggambarkan menggambarkan betapa sang pemain menjadi salah satu idola mereka.

Kehadiran Salah di Liverpool memang diketahui cukup berdampak pada citra Islam di sana. Sebelumnya diketahui, angka kriminalitas yang menimpa warga muslim di Inggris turun 18,9 persen semenjak Salah tampil di Liga Inggris pada 2017.

Pernyataan tersebut jelas cukup valid. Sebab, data tersebut berdasarkan pada apa yang disampaikan Departemen Sains Politik Universitas Stamford.

“Ada dua penjelasan spekulatif kenapa angka kejahatan terhadap orang muslim di Inggis menurun. Pertama karena orang-orang mungkin sudah lebih toleran,” kata peneliti di Universitas Stanford, William Marble.

“Kedua, banyak orang-orang bicara soal Salah. Ia diterima dengan baik di sini dan orang melihat bahwa dari Salah, Islam ternyata tak seburuk yang selama ini mereka kira,” lanjutnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini