Putra Diego Simeone Bahagia Bobol Gawang Buffon

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 47 2255046 putra-diego-simeone-bahagia-bobol-gawang-buffon-EtYVkLRtzX.jpg Giovanni Simeone berhasil jebol gawang Gianluigi Buffon (Foto: Twitter/@CagliariCalcio)

CAGLIARI – Laga antara Cagliari vs Juventus pada Kamis 30 Juli 2020 dini hari WIB membawa kebahagiaan tersendiri bagi Giovanni Simeone. Sebab, pemain berkebangsaan Argentina itu bisa membobol gawang kiper kawakan, Gianluigi Buffon.

Ya, pelatih Juventus Maurizio Sarri memang merotasi skuadnya pada laga tandang ke Sardegna Arena tersebut. Posisi penjaga gawang yang biasanya ditempati Wojciech Szczesny, diberikan kepada Gianluigi Buffon selama 90 menit.

Rotasi sengaja dilakukan Maurizio Sarri mengingat Juventus sudah memastikan diri sebagai kampiun Liga Italia 2019-2020 pada awal pekan ini. Mengingat laga sudah tidak menentukan, sejumlah pemain kunci diberikan waktu istirahat.

Baca juga: Juventus Disikat Cagliari, Sarri Akui Timnya Kelelahan

Cagliari tundukkan Juventus 2-0 (Foto: Twitter/@CagliariCalcio)

Sayangnya, kebijakan itu menjadi bumerang bagi Juventus. Gawang mereka dibobol dua kali tanpa balas oleh Cagliari. Salah satu gol dihasilkan Giovanni Simeone pada menit kedua injury time babak pertama. Tembakan jarak jauh pemain berusia 25 tahun itu tidak bisa diamankan oleh Gigi Buffon.

Usai pertandingan, Giovanni Simeone mengaku bangga dapat membobol gawang kiper berusia 42 tahun tersebut. Sebab, putra dari pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, itu sangat menghormati Gigi Buffon sebagai sesama profesional.

“Saya sangat menghormatinya. Dia adalah orang yang hebat. Saya sangat senang dapat bermain menghadapinya. Sebuah kenikmatan dan kebanggaan tersendiri dapat mencetak gol ke gawang Buffon,” urai Giovanni Simeone, dikutip dari Football Italia, Jumat (31/7/2020).

Kiprah pemain kelahiran Madrid, Spanyol, itu cukup bagus sepanjang Liga Italia 2019-2020. Gol ke gawang Gigi Buffon merupakan yang ke-12 dari 36 pertandingan musim ini. Giovanni mengaku sering meminta saran kepada ayahnya, Diego Simeone, untuk memperbaiki penampilan.

“Saya lebih santai sekarang. Karantina memberikan kami kesempatan untuk meningkatkan diri. Saya sering meminta saran dari ayah karena saya sungguh menghormati Diego Costa dan (Alvaro) Morata,” tutup mantan striker Genoa tersebut.

Tambahan tiga poin saat melawan Juventus memastikan Cagliari lolos dari jeratan degradasi. Anak asuh Walter Zenga saat ini duduk di peringkat 13 dengan nilai 45 dari 37 pertandingan. Pada pertandingan terakhir, Cagliari akan menghadapi AC Milan yang tengah on fire.

Kesebelasan yang diasuh Stefano Pioli itu sedang tidak terkalahkan sejak lockdown. AC Milan mampu meraih delapan kemenangan dan tiga hasil imbang dalam 11 pertandingan terakhir. Belum lagi, mereka cukup produktif dengan menghasilkan 32 gol.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini