WOLVERHAMPTON – Tiga poin menjadi bidikan kedua kesebelasan pada laga antara Chelsea vs Wolverhampton Wanderers di pekan 38 Liga Inggris 2019-2020, Minggu (26/7/2020) malam WIB. Sebab, kedua kesebelasan sama-sama punya kepentingan tersendiri.
The Wolves memasuki laga tersebut dengan tekad mengamankan tempat di zona Liga Eropa 2020-2021. Jatah Liga Inggris bertambah menjadi satu setelah Manchester City memastikan diri sebagai kampiun Piala Liga Inggris 2019-2020. Jatah dari Piala Liga, dialihkan kepada peringkat enam.
Itu berarti, Wolverhampton Wanderers harus mampu menahan diri dari kejaran Tottenham Hotspur di peringkat tujuh. Si Lili Putih mengoleksi 58 angka, atau defisit satu angka dari peringkat enam yang dihuni oleh Wolves.
Baca juga: Jelang Chelsea vs Wolverhampton, Espirito Santo Puji Lampard

Manajer Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, sadar kedua kesebelasan sama-sama berambisi memetik angka penuh. Namun, ia yakin Ruben Neves dan kawan-kawan sangat menyukai tantangan dan berkompetisi melawan tim sekelas Chelsea.
“Pertandingan akan menjadi lebih baik ketika Anda bermain untuk sesuatu. Menurut saya, kedua tim akan mempertaruhkan dan bersandar pada ambisi masing-masing pada pertandingan ini,” papar Nuno Espirito Santo, dikutip dari laman resmi Wolverhampton Wanderers, Minggu (26/7/2020).
“Anak-anak sangat senang untuk berkompetisi, mereka ingin bermain dengan bagus, dan berusaha meningkatkan tim. Kami selalu mencari tantangan baru, dan ini adalah kesempatan untuk bermain lebih baik,” imbuh pria berkebangsaan Portugal tersebut.
“Pendekatan kami tetap sama. Chelsea akan berusaha bermain bagus dan kami ingin mengimbanginya. Semoga saja persiapan kami sebelum laga itu cukup bagus,” tutup pria berusia 46 tahun tersebut.
Laga di Stadion Stamford Bridge tersebut memang bakal sarat kepentingan. Sebab, Chelsea juga sedang membutuhkan tambahan poin guna memastikan tempat di zona Liga Champions alias empat besar. Si Biru kini sedang menghuni peringkat empat dengan nilai 63.
Kekalahan dari Wolves bisa menjadi sebuah petaka bagi anak asuh Frank Lampard. Terutama bila laga di Stadion King Power antara Leicester City vs Manchester United berakhir imbang. Sebab, selisih gol mereka sangat buruk jika dibandingkan The Foxes andai mengoleksi poin yang sama usai 38 laga.
Jika situasi itu terjadi, maka Leicester City berhak melenggang ke babak grup Liga Champions. Anak asuh Brendan Rodgers memiliki surplus gol 28 berbanding 13 milik Chelsea. Karena itu, mereka wajib meraih kemenangan, tanpa melihat pertandingan yang terjadi di tempat lain.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)