Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Moussa Sissoko, Pemain Sepakbola Muslim yang Melawan Gerakan Anti-Islam

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Sabtu, 18 Juli 2020 |19:52 WIB
Moussa Sissoko, Pemain Sepakbola Muslim yang Melawan Gerakan Anti-Islam
Moussa Sissoko. (Foto/Newcastle United)
A
A
A

“Anda bisa menjadi warga Perancis, Inggris, China, hitam, atau putih. Kita semua sama. Kita mungkin berbeda warna, berbeda agama, tapi kita sama sebagai manusia,” lanjut dia.

Meski ada gerakan rasisme, Moussa Sissoko mengatakan selau mendapat perlakukan yang baik selama bermain di Newcastle United. Ia tidak tak pernah mendapat serangan kasus rasisme atau dan anti-Islam.

"Saya selalu bahagia di sini dan tidak pernah punya masalah seperti itu,” kata Sissoko.

“Saya tidak ingin bicara banyak soal politik dan rasisme. Jika ada beberapa orang yang bicara buruk soal Muslim atau warna kulit, saya memilih fokus pada diri sendiri,” ujarnya.

Sissoko bermain bersama The Magpies selama tiga tahun dari 2013 hingga 2016. Pada saat ini dia bermain untuk tim kota London, Tottenham Hotspur.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement