Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketegaran Hati Bale, Peluk Zidane di Pesta Juara Liga Spanyol Real Madrid

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2020 |15:19 WIB
Ketegaran Hati Bale, Peluk Zidane di Pesta Juara Liga Spanyol Real Madrid
Gareth Bale menyendiri di pesta juara Real Madrid. (Foto: Istimewa)
A
A
A

MADRID – Sudah rahasia umum, Gareth Bale dan Zinedine Zinedine memiliki hubungan yang tidak baik. Hubungan keduanya sudah memanas semenjak musim 2017-2018, atau di musim terakhir Zidane menjabat sebagai pelatih Madrid di periode pertama (2016-2018).

Ketika itu, presiden Madrid Florentino Perez berniat menjual Cristiano Ronaldo pada musim panas 2018. Namun, rencana itu ditolak Zidane. Zizou –sapaan akrab Zidane– pun memberi saran kepada Perez. Ketimbang menjual Ronaldo, Zidane menyarankan agar Madrid melepas Bale.

Gareth Bale

Ternyata, permintaan Zidane di atas masuk ke telinga Bale. Sejak saat itu hubungan keduanya memanas. Bahkan saat Madrid bertemu Liverpool di final Liga Champions 2017-2018, Zidane melakukan langkah tidak populer dengan mencadangkan Bale.

Singkat kata, presiden Madrid tetap kekeuh kepada pendiriannya, yakni melepas Ronaldo pada musim panas 2018. Alhasil, pada musim panas 2018 Ronaldo dilego ke Juventus seharga 100 juta euro (Rp1,66 triliun). Keputusan itu nyatanya membuat Zidane kecewa dan memutuskan meninggalkan Madrid pada musim panas 2018.

Akan tetapi, selang 10 bulan setelah meninggalkan Madrid, Zidane kembali ke Bernabeu. Kehadiran Zidane pun menjadi bencana bagi Bale. Sejak saat itu, Bale paham takkan mendapat menit tampil yang banyak jika kendali Madrid dipegang Zidane.

BACA JUGA: Momen Canggung Bale Rayakan Trofi Liga Spanyol 2019-2020 Bersama Real Madrid

Statistik musim ini pun menunjukkan hal di atas. Meski berstatus salah satu pesepakbola papan atas, Bale hanya diturunkan 16 kali di Liga Spanyol musim ini. Padahal, winger yang memiliki kecepatan di atas rata-rata itu dalam kondisi prima.

Bahkan dalam enam laga terkini Madrid di Liga Spanyol, Bale sama sekali tidak diturunkan Zidane. Pelatih berpaspor Prancis itu membiarkan Bale membeku di bangku cadangan Los Blancos –julukan Madrid.

Gareth Southgate

(Bale saat memeluk Zidane di pesta juara Real Madrid)

Meski begitu, Bale mencoba menguatkan hatinya. Kelar laga Madrid vs Villarreal yang merupakan pertandingan penentu gelar juara Liga Spanyol 2019-2020, Bale tetap memeluk sang pelatih.

Bukan tak mungkin, pelukan tersebut merupakan yang terakhir dilakukan Bale dan Zidane. Sebab, besar kemungkinan Bale akan melanjutkan karier bersama klub lain pada musim 2020-2021. Tottenham Hotspur, Newcastle United dan sejumlah klub Liga Super China tertarik kepada jasa mantan pemain termahal dunia tersebut.

Jika memang meninggalkan Madrid, Bale telah meninggalkan banyak catatan manis. Selama tujuh musim membela Madrid, Bale telah memberikan 13 trofi dan mencetak 105 gol bagi publik Santiago Bernabeu.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement