Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanpa Didampingi WAGs, Pemain Madrid Adakan Makan Malam di Valdebebas

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2020 |14:00 WIB
Tanpa Didampingi WAGs, Pemain Madrid Adakan Makan Malam di Valdebebas
Skuad Madrid saat merayakan gelar juara di Valdebebas. (Foto: @realmadrid)
A
A
A

MADRID – Para pemain Real Madrid benar-benar mengikuti instruksi klub yang melarang mereka menggelar pesta besar-besaran usai memastikan trofi Liga Spanyol 2019-2020. Karena itu, kelar laga Madrid vs Villarreal yang berakhir 2-1 pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB, skuad Madrid tidak beranjak dari komplek Valdebebas.

Sekadar informasi, laga Madrid vs Villarreal dilangsungkan di Stadion Alfredo Di Stefano yang berada di komplek Valdebebas. Komplek Valdebebas merupakan markas latihan Madrid yang dipenuhi fasilitas lengkap.

Real Madrid

Selain lapangan latihan, di sana juga terdapat kolam renang, tempat kebugaran dan fasilitas penunjang lainnya. Berhubung memiliki fasilitas superlengkap, plus mempunyai sejumlah ruangan yang luas, personel Madrid memilih merayakan pesta juara di sana.

Karim Benzema serta kolega mengadakan makan malam bersama. Hanya saja, istri dan pacar (WAGs) pemain tidak diizinkan mengikuti prosesi ini demi mematuhi protokol kesehatan. Sekarang yang jadi pertanyaan, kenapa personel Madrid diizinkan merayakan pesta juara secara berdekatan satu sama lain?

Para pemain Madrid tidak perlu takut tertular virus corona karena sebelum melakoni pertandingan, pada personel Los Blancos menjalani tes cepat. Karena itu, para pemain yang turun harus benar-benar terbebas dari virus corona.

BACA JUGA: Madrid Angkat Trofi Liga Spanyol Tanpa Fans, Ini Respons Florentino Perez

Terlepas dari itu, kesuksesan dini hari tadi merupakan trofi ke-34 Madrid di ajang Liga Spanyol. Gelar tersebut merupakan yang terbanyak ketimbang klub mana pun yang berkiprah di Negeri Matador.

Saat ini koleksi 34 trofi milik Madrid, unggul delapan gelar dari Barcelona di tempat kedua. Meski begitu, jika bicara raihan dalam satu dekade terakhir, Madrid tak bisa jemawa atas Barcelona.

Real Madrid

Dalam 10 tahun terakhir, Barcelona dominan dengan koleksi enam gelar, disusul Real Madrid (3) dan Atletico Madrid (1). Karena itu, raihan gelar juara musim ini, setidaknya memperlambat laju Barcelona yang dominan dalam sedekade terakhir.

Sebenarnya dominasi Barcelona di Liga Spanyol tak hanya berlangsung sejak 2010-2011, atau satu dekade terakhir. Barcelona mendominasi Liga Spanyol semenjak Josep Guardiola tiba di Estadio Camp Nou pada 2008-2009.

Sejak musim tersebut, Liga Spanyol melangsungkan 12 musim. Hasilnya, Barcelona dominan dengan koleksi delapan gelar, diikuti Real Madrid (3) dan Atletico Madrid (1). Tentu, kegagalan musim ini akan dijadikan acuan bagi Barcelona untuk menjadi kampiun musim depan. Sekadar informasi, terhitung sejak musim 2008-2009, Barcelona tidak pernah gagal menjuarai Liga Spanyol dalam dua musim beruntun.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement